TREN.BISNISMARKET.COM - PT Jayamas Medica Industri Tbk, yang dikenal dengan merek OneMed (OMED), mengawali tahun 2026 dengan catatan kinerja keuangan yang sangat positif. Emiten yang bergerak di sektor alat kesehatan ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp99 miliar pada periode kuartal pertama tahun 2026.
Pencapaian laba bersih tersebut menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 35,4% jika dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama di tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp73,1 miliar pada kuartal I 2025. Kenaikan laba ini merupakan cerminan langsung dari peningkatan pendapatan yang diraih oleh perseroan sepanjang periode tersebut.
Dilansir dari STOCKWATCH.ID, pendapatan OMED hingga Maret 2026 tercatat mencapai Rp572 miliar, menandakan pertumbuhan tahunan (year on year/YoY) sebesar 31,2% dari pencapaian Rp436 miliar pada kuartal I 2025. Pertumbuhan ini didukung oleh kinerja solid di seluruh lini segmen pelanggan yang dimiliki perusahaan.
Segmen pemerintah menunjukkan kontribusi pertumbuhan tertinggi dengan lonjakan mencapai 64%, menghasilkan pendapatan sebesar Rp207 miliar. Sementara itu, segmen swasta juga berkontribusi kuat dengan peningkatan 18% menjadi Rp361 miliar.
Tidak ketinggalan, pasar ekspor turut memberikan dorongan substansial bagi pendapatan OMED, yang melonjak hingga 72% dan menyumbang pendapatan sebesar Rp3 miliar pada kuartal pertama tahun ini. Kenaikan pendapatan ini beriringan dengan efisiensi operasional yang semakin membaik.
Efisiensi operasional ini terlihat dari peningkatan laba kotor perseroan yang mencapai Rp206 miliar, dengan margin laba kotor yang berhasil naik ke level 36%. Peningkatan margin tersebut diyakini didorong oleh volume penjualan yang lebih besar serta penyerapan biaya overhead pabrik yang menjadi semakin optimal.
Kinerja keuangan yang kuat juga tercermin pada EBITDA perseroan yang meningkat menjadi Rp131,4 miliar, dengan margin EBITDA tercatat sebesar 23%, menunjukkan kemampuan OMED menjaga profitabilitas di tengah upaya ekspansi bisnis mereka. Manajemen OneMed menggarisbawahi keberhasilan ini dalam sebuah pernyataan resmi.
"OMED memberikan kinerja keuangan dan operasional yang kuat pada kuartal I 2026, dengan pertumbuhan berbasis luas di seluruh pendapatan, profitabilitas, dan volume penjualan,” jelas manajemen OneMed dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (8/5/2026).
Dari sisi fundamental neraca, kondisi keuangan OMED tetap solid, di mana total aset perusahaan tercatat mencapai Rp3,32 triliun dengan total ekuitas sebesar Rp2,85 triliun per Maret 2026. Total liabilitas perusahaan berada di angka Rp470 miliar.