TREN.BISNISMARKET.COM - Apple secara resmi telah memperkenalkan MacBook Air dengan Chip M5 ke pasar Indonesia pada hari Jumat, 22 Mei 2026. Peluncuran ini menyusul pengumuman global yang telah dilakukan oleh perusahaan pada bulan Maret lalu di Amerika Serikat.

Saat ini, distributor resmi Apple di Indonesia baru menyediakan varian MacBook Air M5 dengan ukuran layar 13 inci. Meskipun demikian, seluruh pilihan warna yang tersedia secara internasional dipastikan hadir di pasar domestik.

Peningkatan utama pada perangkat baru ini berfokus pada sektor performa kecerdasan buatan (AI) dan efisiensi penggunaan daya baterai. Laptop yang dikenal dengan desainnya yang tipis ini kini hadir dengan konfigurasi memori yang lebih besar.

Dilansir dari Tekno, spesifikasi yang ditawarkan mencakup opsi RAM tertinggi hingga 24 GB dan kapasitas penyimpanan media SSD yang mencapai 1 TB. Hal ini memberikan ruang gerak yang lebih luas bagi para profesional dan pengguna berat.

Untuk pasar Indonesia, semua varian MacBook Air M5 dibekali dengan prosesor pusat (CPU) yang memiliki 10-core. Konsumen memiliki pilihan untuk menentukan kartu grafis (GPU) yang akan digunakan, yaitu antara model 8-core GPU atau 10-core GPU.

Pilihan warna yang ditawarkan di Indonesia sangat beragam, meliputi Midnight, Sky Blue, Starlight, Space Grey, dan Silver. Meskipun hanya model 13 inci yang tersedia saat ini, semua opsi estetika tersebut dapat dipilih oleh konsumen.

Varian dasar MacBook Air M5 ini dijual mulai dari Rp 20.499.000, yang mencakup konfigurasi 8-core GPU, RAM 16 GB, dan SSD 512 GB. Apple juga telah meningkatkan kapasitas penyimpanan bawaan terendah menjadi 512 GB, berbeda dari generasi sebelumnya yang hanya 256 GB.

Konfigurasi menengah dengan 10-core GPU, RAM 16 GB, dan SSD 1 TB dibanderol seharga Rp 23.999.000. Sementara itu, varian tertinggi yang dilengkapi 10-core GPU, RAM 24 GB, dan SSD 1 TB memiliki harga Rp 27.499.000.

Dapur pacu perangkat ini mengandalkan Chip M5, yang diklaim mampu memberikan kinerja AI empat kali lebih cepat untuk tugas-tugas intensif seperti rendering model 3D serta pemrosesan gambar. Chip ini juga mendukung kemampuan menjalankan large language model (LLM) secara langsung pada sistem.