TREN.BISNISMARKET.COM - Apple secara resmi telah memperkenalkan lini laptop profesional terbarunya, MacBook Pro yang ditenagai oleh chip M5 Pro dan M5 Max, untuk pasar Indonesia. Peluncuran ini menyusul kehadiran model sebelumnya seperti MacBook Neo dan MacBook Air M5 yang telah dirilis lebih dulu.

Perangkat keras mutakhir ini dirancang secara spesifik untuk menangani beban kerja komputasi yang sangat berat, termasuk pemrosesan kecerdasan buatan (AI) yang kompleks, penyuntingan video resolusi tinggi, dan tugas grafis tingkat lanjut. Laptop ini tersedia dalam dua pilihan ukuran layar, yaitu 14 inci dan 16 inci, sesuai kebutuhan profesional pengguna.

Pihak Apple mengklaim bahwa generasi terbaru MacBook Pro ini menunjukkan peningkatan performa yang sangat signifikan dibandingkan pendahulunya. Bahkan, perangkat ini diklaim mampu menjalankan model bahasa besar (LLM) yang kompleks secara lokal tanpa perlu bergantung pada koneksi jaringan cloud.

Konsumen di Indonesia kini dapat memperoleh MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max melalui jalur distribusi resmi seperti iBox, Blibli, dan Digimap. Varian harga yang ditawarkan bervariasi tergantung pada konfigurasi spesifikasi layar, kapasitas memori, serta ruang penyimpanan yang dipilih oleh pembeli.

Berikut adalah daftar harga resmi yang telah ditetapkan untuk setiap konfigurasi yang tersedia di Indonesia. Model MacBook Pro 14 inci dengan M5 Pro, RAM 24 GB/2TB, dibanderol mulai dari Rp 46.999.000.

Varian 16 inci M5 Pro dengan konfigurasi 24 GB/1TB dijual seharga Rp 48.999.000, sementara versi 48 GB/1TB dilepas dengan harga Rp 55.999.000. Untuk model yang lebih bertenaga, MacBook Pro 14 inci M5 Max 36 GB/2TB dihargai mulai dari Rp 66.499.000.

"Perangkat ini hadir dalam varian ukuran layar 14 inch dan 16 inch," sebagaimana disebutkan dalam informasi peluncuran produk. Dikutip dari Detik iNET, perangkat ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan komputasi berat, seperti pemrosesan kecerdasan buatan (AI), penyuntingan video kelas berat, hingga pengolahan grafis tingkat tinggi.

Inti dari performa MacBook Pro terbaru ini adalah chip M5 Pro dan M5 Max yang dibangun berdasarkan Fusion Architecture rancangan internal Apple. Arsitektur ini difokuskan untuk menyeimbangkan antara kekuatan komputasi tinggi dan efisiensi daya yang dibutuhkan untuk operasional AI modern.

Kedua jenis chip tersebut dilengkapi dengan CPU hingga 18 core, yang terdiri dari enam core performa tinggi dan 12 core efisiensi, menghasilkan peningkatan performa sekitar 30% dibandingkan generasi sebelumnya. Sektor GPU juga diperbarui dengan penyematan Neural Accelerator di setiap core untuk mempercepat pemrosesan AI secara masif.