TREN.BISNISMARKET.COM - Produsen otomotif asal Jepang, Mazda, telah memperkenalkan secara resmi model SUV andalannya, Mazda CX-5, dalam generasi terbarunya untuk tahun model 2026. Peluncuran ini menandai transformasi signifikan pada kendaraan tersebut, mencakup pembaruan pada desain, dimensi fisik, teknologi internal, hingga peningkatan kenyamanan berkendara.
Perubahan yang paling kentara terlihat pada dimensi eksterior, di mana Mazda CX-5 terbaru mengadopsi bahasa desain yang lebih elegan dan modern. Kendaraan ini kini memiliki panjang total mencapai 4.690 mm, menunjukkan peningkatan ukuran yang cukup signifikan dibandingkan generasi sebelumnya.
Salah satu fokus utama peningkatan adalah pada ruang kabin, yang menjadi lebih lega berkat penambahan jarak sumbu roda atau wheelbase sepanjang 115 mm. Peningkatan dimensi ini secara langsung memberikan dampak positif pada kenyamanan penumpang, terutama di baris kedua.
Produsen mengklaim bahwa area ruang kaki (legroom) untuk penumpang baris kedua telah diperluas sekitar 70 mm, yang bertujuan mendongkrak kenyamanan saat melakukan perjalanan jarak jauh. Selain itu, desain ruang kargo juga telah diperbarui agar lebih praktis dan fungsional untuk aktivitas sehari-hari.
"Fasilitas bagasi kini dilaporkan sanggup menampung kereta bayi atau stroller dalam posisi vertikal berdampingan dengan koper berukuran sedang," demikian keterangan mengenai kapasitas bagasi yang diperbarui.
Di sektor interior, atmosfer premium Mazda CX-5 semakin terasa dengan penerapan konsep dasbor yang minimalis. Varian tertinggi kini dilengkapi dengan layar sentuh hiburan berukuran besar hingga 15,6 inci, yang menggeser beberapa fungsi tombol fisik.
Meskipun digitalisasi menjadi fokus, Mazda tetap mempertahankan tombol fisik pada bagian setir kemudi. Keputusan ini diambil "Guna mempermudah pengemudi mengakses sejumlah fitur krusial tanpa mengganggu fokus berkendara," sebagaimana dijelaskan dalam informasi peluncuran.
Dapur pacu SUV ini kini mengandalkan mesin bensin berkapasitas 2.5 liter yang dipadukan dengan sistem mild hybrid. Kombinasi ini melibatkan motor listrik kecil yang berfungsi mendukung akselerasi awal sekaligus meningkatkan efisiensi bahan bakar keseluruhan.
Sistem transmisi yang digunakan masih mengandalkan transmisi otomatis 6-percepatan torque converter dari model sebelumnya, namun pabrikan menjanjikan peningkatan efisiensi konsumsi bahan bakar sekitar 10 persen dibandingkan generasi sebelumnya.