TREN.BISNISMARKET.COM - Perkembangan teknologi mobil listrik (EV) telah menghadirkan berbagai fitur canggih, termasuk electronic shifter, sistem penguncian otomatis, hingga fitur darurat seperti towing mode. Inovasi ini bertujuan meningkatkan kepraktisan serta keamanan kendaraan dalam penggunaan sehari-hari bagi para pengemudi.
Meskipun demikian, kemajuan teknologi ini menimbulkan tantangan baru, di mana pemahaman mendalam pengemudi mengenai karakter mobil listrik masih menjadi isu krusial. Hal ini terbukti dari munculnya sejumlah insiden kendaraan listrik yang sulit dipindahkan saat terjadi kendala teknis di jalan raya.
Dilansir dari Otomotif, Mahaendra Gofar menyoroti bahwa kendaraan listrik modern sangat bergantung pada sistem elektronik, termasuk mekanisme perpindahan transmisinya. Akibatnya, ketika daya listrik habis, penguncian roda tidak bisa dilepaskan sepele seperti pada mobil bermesin pembakaran internal konvensional.
Kondisi ketergantungan sistem elektronik ini seringkali menimbulkan kesalahpahaman bahwa mobil listrik tidak bisa didorong sama sekali saat mogok. Padahal, perpindahan posisi mobil tetap dimungkinkan asalkan sistem kelistrikan masih memiliki daya yang cukup untuk mengaktifkan mode darurat atau posisi netral.
"Mobil listrik tetap bisa didorong, asalkan kendaraan dapat masuk ke posisi netral. Masalahnya, karena sistemnya elektronik, perpindahan itu membutuhkan daya," ujar Gofar kepada Kompas.com, Kamis (14/5/2026).
Karakteristik electronic shifter yang sepenuhnya bergantung pada kelistrikan menjadi fokus utama yang wajib dikuasai oleh setiap pengguna EV. Apabila aki 12 volt mati total, semua fungsi elektronik kendaraan akan lumpuh, termasuk kemampuan untuk mengubah posisi transmisi dari parkir.
Oleh karena itu, pengguna EV sangat dianjurkan untuk mempelajari prosedur dasar saat menghadapi situasi darurat, salah satunya adalah mengidentifikasi lokasi dan cara mengaktifkan fitur towing mode atau direct mode. Fitur ini umumnya sudah terintegrasi pada hampir seluruh mobil listrik keluaran terbaru.
Fungsi utama dari towing mode adalah menjaga roda kendaraan tetap dalam posisi netral tanpa mengaktifkan rem parkir otomatis, sehingga mobil dapat didorong saat diperlukan untuk parkir paralel atau selama proses evakuasi.
"Di mobil listrik, ketika posisi sudah netral lalu pintu dibuka, sistem biasanya otomatis mengaktifkan rem parkir dan kembali ke posisi P. Karena itu ada towing mode agar mobil tetap di posisi netral dan bisa dipindahkan," kata Gofar.