TREN.BISNISMARKET.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengambil langkah tegas dengan menyita dan mengamankan sebanyak 41 aset yang diduga kuat berkaitan dengan tindak pidana perbankan syariah yang terjadi di PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Gebu Prima (GP) yang berlokasi di Medan, Sumatra Utara.
Langkah penyitaan ini merupakan bagian integral dari proses penyidikan yang sedang berlangsung, sekaligus sebagai upaya strategis OJK untuk memulihkan kerugian yang dialami oleh bank tersebut.
"Penyitaan dilakukan pada tanggal 17 hingga 18 Juni 2026 setelah kami memperoleh penetapan resmi dari pengadilan negeri setempat," demikian keterangan resmi OJK yang dirilis pada Minggu (21/6/2026).
Tindakan pengamanan ini bertujuan untuk mengamankan barang bukti yang relevan serta mengoptimalkan potensi pengembalian aset yang diduga kuat merupakan hasil dari tindak pidana yang terjadi.
Sebanyak 41 aset yang berhasil disita tersebut terdiri atas berbagai properti, yaitu tanah dan bangunan yang tersebar di beberapa wilayah di Sumatra Utara. Rinciannya mencakup 8 bangunan di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, serta 29 bidang tanah bersertifikat Hak Milik (SHM) di lokasi yang sama.
Selain itu, terdapat pula 2 aset yang berlokasi di Kota Binjai dan 2 aset lainnya yang berada di Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, yang juga turut diamankan oleh OJK.
Dalam proses penyidikan yang dilakukan, OJK menemukan indikasi bahwa sebagian besar agunan pembiayaan yang seharusnya menjadi jaminan tidak terikat secara sempurna sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Sejumlah agunan hanya menggunakan instrumen Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB), sehingga penelusuran dan penyitaan aset dinilai penting untuk memastikan efektivitas penegakan hukum dan pemulihan kerugian," demikian OJK menjelaskan mengenai temuan dalam proses penyidikan.
Kasus ini bermula dari BPRS GP, yang izin usahanya telah dicabut oleh OJK pada tanggal 17 April 2025, dan melibatkan mantan Direktur Utama berinisial IP serta seorang pihak pengguna dana akhir (end user) berinisial MIL.