TREN.BISNISMARKET.COM - PT MRT Jakarta (Perseroda) mengambil bagian dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta dengan memberlakukan kebijakan tarif khusus yang sangat menarik bagi masyarakat. Kebijakan ini merupakan dukungan penuh terhadap inisiatif yang digagas oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, menyatakan bahwa momentum peringatan HUT Jakarta ini menjadi kesempatan strategis untuk memperkuat budaya penggunaan transportasi publik di seluruh wilayah ibu kota. Program tarif spesial ini dirancang sebagai wujud apresiasi kepada warga Jakarta.
Tarif spesial sebesar Rp1 ini akan berlaku untuk seluruh rute perjalanan yang dilayani oleh MRT Jakarta, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan secara resmi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hal ini memberikan keuntungan signifikan bagi para komuter dan pengguna jasa MRT.
"Program ini menjadi bentuk apresiasi kepada masyarakat sekaligus mengajak lebih banyak warga untuk merasakan kemudahan, kenyamanan, dan keandalan transportasi publik sebagai bagian dari mobilitas sehari-hari," ujar Tuhiyat, dikutip pada Minggu (21/6/2026).
Pelaksanaan kebijakan tarif Rp1 ini didasarkan pada Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Nomor 102 Tahun 2026. Keputusan tersebut secara spesifik mengatur tentang penyediaan layanan angkutan umum gratis dan/atau tarif Rp1 dalam rangka perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta.
Kebijakan tarif istimewa ini tidak berlaku setiap hari, melainkan hanya akan dilaksanakan pada tanggal 22, 27, dan 28 Juni 2026. Masyarakat perlu mencatat tanggal-tanggal tersebut untuk dapat memanfaatkan tarif promo ini.
Sebagai gambaran, tarif normal untuk rute terjauh MRT Jakarta, misalnya dari Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia menuju Bundaran HI Bank Jakarta, yang biasanya mencapai Rp14.000 per perjalanan, akan dipangkas menjadi hanya Rp1 saja pada hari-hari tersebut.
Tuhiyat juga menegaskan komitmen MRT Jakarta dalam mendukung integrasi layanan transportasi publik serta upaya mewujudkan sistem mobilitas perkotaan yang berkelanjutan di Jakarta. Ia berharap kebijakan ini membawa dampak positif jangka panjang.
"Dirinya berharap momentum ini dapat semakin meningkatkan minat masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi publik," lanjutnya, menekankan pentingnya peralihan moda transportasi.