TREN.BISNISMARKET.COM - Bagi para pemula di dunia otomotif yang berambisi memiliki mobil Eropa bekas, terdapat strategi khusus yang perlu diterapkan untuk menghindari tingginya frekuensi kunjungan ke bengkel. Prioritas utama adalah memastikan peremajaan komponen-komponen vital segera setelah unit kendaraan tersebut dibeli.

Hal ini disampaikan mengingat pemula seringkali kekurangan pemahaman teknis mendalam mengenai seluk-beluk mobil premium bekas yang mereka incar. Langkah peremajaan awal ini sangat krusial untuk memetakan riwayat perawatan mobil secara menyeluruh sebelum digunakan secara intensif.

Effry, yang merupakan perwakilan dari New Benefit Auto Service di Bogor, menekankan pentingnya pemeriksaan kondisi fisik mesin dan komponen kaki-kaki sebagai syarat utama sebelum kesepakatan pembelian dituntaskan. Pengecekan menyeluruh ini harus dilakukan pada Selasa (12/5/2026).

Dilansir dari Otomotif, Effry menyarankan langkah awal yang paling mendasar dan penting untuk dilakukan oleh pemilik baru mobil Eropa bekas. "Paling pertama yang harus diremajakan ya oli dan filter-filter. Dari situ nanti kita tahu urutannya, oh ini sudah pernah ganti," ujar Effry, dari New Benefit Auto Service.

Selain penggantian cairan dan filter, kondisi operasional kendaraan juga harus diperhatikan secara saksama, terutama komponen yang berhubungan langsung dengan kenyamanan berkendara. "Terutama kalau mau milih mobil yang minim masalah, pastikan kaki-kaki dipakainya masih enak dan mesin tidak ngebul," tambah Effry, dari New Benefit Auto Service.

Faktor penentu lainnya dalam kemudahan perawatan adalah pemilihan tahun produksi mobil Eropa tersebut, di mana rentang waktu tertentu dinilai lebih minim masalah dibandingkan model yang terlalu baru. Effry menyarankan rentang tahun produksi tertentu yang lebih bersahabat bagi pengguna baru.

"Kalau yang enak itu sekitar tahun 1997 sampai 2010. Itu masih enak lah. Kalau sudah ke atas lagi, maintenance-nya sudah lebih njelimet lagi," ucap Effry, dari New Benefit Auto Service, mengenai rentang tahun produksi ideal.

Terdapat perbedaan fundamental antara mobil Eropa era 90-an yang cenderung mekanis dengan mobil modern yang didominasi sistem elektronik kompleks, meskipun mobil lawas dianggap lebih tangguh. Mobil-mobil lawas membutuhkan kepekaan mekanik untuk mendeteksi masalah tersembunyi.

Effry menjelaskan bahwa meskipun mobil keluaran tahun 90-an memiliki isu khas, durabilitasnya terbukti lebih baik secara keseluruhan. "Tahun 90-an memang ada masalah seperti seal klep ngebul, tapi sebenarnya lebih kuat. Kalau yang tahun 2013, itu sudah kena ECU-nya, kena ininya, repot," jelas Effry, dari New Benefit Auto Service.