TREN.BISNISMARKET.COM - PT Kereta Api Indonesia (KAI) baru-baru ini melaporkan pertumbuhan signifikan pada jumlah penumpang Kereta Panoramic selama periode Januari hingga Mei 2026. Peningkatan ini tercatat mencapai 62,32% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Pertumbuhan fantastis ini menunjukkan antusiasme penumpang yang semakin tinggi terhadap pengalaman perjalanan kereta api yang menawarkan pemandangan visual memukau. Data menunjukkan bahwa selama lima bulan pertama tahun 2026, total penumpang Kereta Panoramic mencapai angka 79.933 orang.

Angka tersebut jauh melampaui pencapaian tahun sebelumnya, di mana pada periode Januari-Mei 2025, jumlah penumpang hanya tercatat sebanyak 49.244 orang. Hal ini menggarisbawahi bagaimana preferensi perjalanan masyarakat mulai bergeser.

VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa lonjakan ini membuktikan daya tarik layanan premium tersebut. "Pertumbuhan ini menunjukkan semakin besarnya minat pelanggan terhadap perjalanan yang menghadirkan pengalaman visual dan kenyamanan selama berada di atas kereta api," katanya, dikutip Sabtu (13/6/2026).

Peningkatan minat ini juga selaras dengan tren positif sektor pariwisata domestik Indonesia secara keseluruhan. Kementerian Pariwisata mencatat bahwa sepanjang Januari hingga November 2025, terjadi 1,09 miliar perjalanan wisatawan nusantara, menandai rekor pergerakan wisata domestik.

Menurut Anne Purba, pertumbuhan penumpang Kereta Panoramic merefleksikan perubahan paradigma, di mana perjalanan kereta api kini dilihat sebagai bagian integral dari destinasi wisata itu sendiri. Penumpang kini menginginkan setiap momen selama perjalanan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Saat ini, layanan Kereta Panoramic tersedia pada beberapa rute ikonik seperti KA Argo Wilis dan KA Turangga (Bandung–Surabaya Gubeng PP), KA Pangandaran (Gambir–Banjar PP), KA Papandayan (Gambir–Garut PP), serta KA Parahyangan (Gambir–Bandung PP). Sebagian besar rute ini melintasi jalur selatan Jawa yang terkenal akan keragaman geografisnya.

Pelanggan dapat menikmati bentang alam yang memukau, mulai dari persawahan hijau, lembah, perbukitan, hingga pemandangan pegunungan dan aliran sungai di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Lanskap yang beragam inilah yang menawarkan daya tarik visual utama bagi para penumpang.

Kereta Panoramic, yang kini dikelola oleh KAI Wisata, merupakan inovasi pertama di Indonesia, hasil modifikasi dari kereta eksekutif. Kereta ini dilengkapi dengan kaca panorama super besar dan automatic sunroof yang memungkinkan penumpang melihat pemandangan dari samping maupun dari atas kereta.