TREN.BISNISMARKET.COM - Pada Selasa, 28 Juli 2026, pasar keuangan Indonesia dihadapkan pada dinamika yang kompleks. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat dibuka dengan tren pelemahan di awal perdagangan.
Namun, situasi berbalik arah menjelang tengah hari. IHSG berhasil menembus zona hijau dan mencatatkan penguatan di level 6.192 pada pukul 10:02 WIB.
Pergerakan IHSG ini terjadi di tengah antisipasi pasar global terhadap arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed). Keputusan bank sentral Amerika Serikat tersebut kerap menjadi penentu sentimen pasar keuangan internasional.
Selain itu, pasar juga mencermati mundurnya Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. Hal ini menambah elemen ketidakpastian dalam pergerakan pasar domestik.
Sementara itu, dari pasar valuta asing, nilai tukar Rupiah masih menunjukkan tren pelemahan. Mata uang Garuda tercatat melemah terhadap sebagian besar mata uang global.
Rupiah diperdagangkan pada posisi Rp 18.070 per Dolar Amerika Serikat. Tingkat pelemahan ini mengindikasikan adanya tekanan yang cukup signifikan terhadap mata uang nasional.
"IHSG sempat dibuka melemah namun beranjak ke zona hijau di level 6.192 pada perdagangan pukul 10:02 WIB," demikian kutipan dari pemberitaan.
"Rupiah masih dalam tekanan dan melemah terhadap mayoritas mata uang global, berada di Rp 18.070 per Dolar AS," demikian kutipan dari pemberitaan.
Seluruh ulasan mendalam mengenai situasi pasar ini disajikan dalam program Profit oleh Shafinaz Nachiar. Tayangan tersebut memberikan analisis terkini mengenai kondisi ekonomi Indonesia.