TREN.BISNISMARKET.COM - Pasar kendaraan ramah lingkungan di Indonesia, khususnya kategori plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), mencatatkan performa positif pada awal kuartal kedua tahun ini.

Dikutip dari Otomotif, distribusi wholesales mobil PHEV secara nasional menyentuh angka 569 unit selama periode April 2026.

Pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan sebesar 60,3 persen jika disandingkan dengan perolehan Maret 2026 yang hanya mencatatkan distribusi sebanyak 355 unit.

Tren kenaikan ini semakin terlihat jelas melalui data kumulatif sepanjang empat bulan pertama tahun 2026 yang telah menembus angka 2.089 unit.

Jika dibandingkan dengan periode Januari hingga April 2025 yang hanya membukukan 91 unit, pasar PHEV di Indonesia mengalami lonjakan drastis hingga 2.196 persen secara tahunan.

Ekspansi model-model baru, terutama dari pabrikan asal China, menjadi motor penggerak utama di balik bergairahnya segmen teknologi elektrifikasi ini.

Kehadiran berbagai pilihan model dengan penawaran harga yang lebih kompetitif membuat konsumen mulai melirik PHEV sebagai alternatif kendaraan hemat energi.

Chery Tiggo 8 CSH berhasil mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar pada April 2026 dengan total pengiriman sebanyak 229 unit.

Dominasi model ini terlihat dari selisih angka penjualan yang cukup lebar dibandingkan dengan para pesaingnya di kelas yang sama.