TREN.BISNISMARKET.COM - Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta terpantau sangat ramai dikunjungi oleh masyarakat, khususnya selama periode libur sekolah berlangsung. Kepadatan pengunjung ini menunjukkan bahwa fasilitas edukasi sains tersebut menjadi pilihan rekreasi yang populer bagi keluarga.
Salah satu faktor utama yang mendorong tingginya minat kunjungan adalah harga tiket masuk yang sangat terjangkau, yakni hanya sebesar Rp10.000 per orang. Harga tiket yang relatif murah ini menjadikan Planetarium Jakarta sebagai destinasi wisata alternatif yang ramah di kantong.
Pantauan yang dilakukan pada Selasa (7/7/2026) menunjukkan bahwa antrean pengunjung terlihat cukup mengular panjang untuk bisa menyaksikan pertunjukan teater bintang. Kunjungan yang membludak ini memerlukan manajemen antrean yang baik dari pihak pengelola.
Situasi antrean panjang ini juga terlihat dari para pengunjung yang bahkan memilih untuk duduk lesehan di area sekitar sebelum tiba giliran mereka memasuki studio Planetarium Jakarta. Hal ini mengindikasikan antusiasme tinggi untuk mengikuti sesi edukasi astronomi tersebut.
Bahkan, ada pengunjung yang rela datang sangat pagi demi memastikan mereka mendapatkan tempat duduk, seperti yang dialami salah satu pengunjung. "Salah satu pengunjung bahkan rela datang sejak pukul 08.00 WIB demi menyaksikan teater bintang di studio Planetarium Jakarta," demikian pengamatan di lapangan.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama masa liburan ini, pihak pengelola Planetarium Jakarta mengambil langkah proaktif dengan menambah jadwal pertunjukan. Jumlah sesi teater bintang ditingkatkan dari empat menjadi lima pertunjukan dalam sehari.
Puncak kunjungan paling ramai tercatat terjadi pada hari Minggu sebelumnya, yakni Minggu (5/7). Menurut petugas di lokasi, "Per pukul 08.30 WIB tercatat sudah 1.283 pengunjung terdaftar" pada hari puncak tersebut.
Meskipun jumlah pengunjung sangat tinggi, kapasitas studio pertunjukan memiliki batasan teknis. Dalam setiap sesi pertunjukan teater bintang di studio Planetarium Jakarta, hanya mampu menampung sekitar 200 orang saja.
Planetarium Jakarta sendiri merupakan fasilitas yang telah berdiri sejak tahun 1968 dan berfungsi sebagai pusat rekreasi sekaligus edukasi sains. Fasilitas ini bertujuan memberikan pengalaman interaktif bagi masyarakat dalam mengenal dunia astronomi.