TREN.BISNISMARKET.COM - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN telah resmi mengoperasikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center kelima yang berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Peresmian ini dilakukan pada hari Rabu, 20 Mei 2026, menandai capaian penting dalam pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia.
Dengan penambahan fasilitas kelima ini, total jaringan pengisian daya listrik yang dikelola PLN di seluruh Indonesia kini telah mencapai angka fantastis, yaitu 5.000 unit yang tersebar di 3.162 titik lokasi. Langkah masif ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam menyediakan layanan energi yang andal bagi masyarakat pengguna kendaraan listrik.
Pengembangan infrastruktur pengisian daya ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengakselerasi program transisi energi nasional menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan. PLN optimis bahwa ketersediaan fasilitas yang memadai akan mendorong masyarakat untuk beralih dari kendaraan berbasis bahan bakar fosil.
Adi Priyanto, Direktur Retail dan Niaga PLN, menyampaikan bahwa dengan adanya 5.000 SPKLU yang tersebar, kekhawatiran pengguna kendaraan listrik mengenai kehabisan daya saat perjalanan jauh dapat diminimalisir. Hal ini menunjukkan keseriusan PLN dalam mengatasi hambatan utama adopsi kendaraan listrik.
Data menunjukkan bahwa mayoritas pengguna, sekitar 66 persen hingga April 2026, masih memanfaatkan layanan pengisian daya di rumah atau home charging services (HCS). Sementara itu, sisanya, yakni 34 persen, memilih menggunakan fasilitas SPKLU yang tersedia publik.
Moch Andy Adchaminoerdin, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, menegaskan bahwa kehadiran SPKLU Center kelima di Jakarta ini bertujuan menghilangkan keraguan masyarakat untuk menjadikan kendaraan listrik sebagai solusi mobilitas harian. Fasilitas di Tanjung Priok ini melengkapi empat stasiun serupa yang sudah beroperasi sebelumnya di wilayah ibu kota.
Stasiun baru di Tanjung Priok ini dilengkapi dengan delapan unit ultra fast charging (UFC), satu unit medium charging, dua unit SPKLU khusus roda dua, serta dua unit Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU). Selain itu, layanan digital terintegrasi tersedia melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) di aplikasi PLN Mobile.
"Dengan dukungan infrastruktur yang semakin luas dan layanan digital yang terintegrasi, PLN optimistis kendaraan listrik akan semakin banyak digunakan dan menjadi bagian dari gaya hidup hijau masyarakat," tutur Moch Andy Adchaminoerdin, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya.
Penyediaan fasilitas pengisian daya ini mendapatkan sambutan positif dari Pemerintah Kota Jakarta Utara, yang melihatnya sebagai katalisator percepatan elektrifikasi transportasi di wilayahnya. Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan, mengapresiasi upaya PLN dalam meningkatkan kepercayaan publik.