TREN.BISNISMARKET.COM - Seorang warga negara Malaysia, Yip Chee Ming (30 tahun), harus menjalani hukuman penjara selama 16 bulan dua minggu setelah dinyatakan bersalah atas kejahatan terorganisir. Keputusan ini dibacakan pada hari Jumat (26/6) menyusul pengakuannya atas tuduhan tersebut.
Yip terbukti bergabung dengan sindikat penipuan daring yang beroperasi di Phnom Penh, Kamboja, selama periode yang sangat singkat, yakni dari tanggal 21 hingga 23 November 2024. Hal ini terungkap dalam persidangan yang dilaksanakan melalui sambungan video.
Ironisnya, selama tiga hari masa baktinya di kompleks sindikat tersebut, Yip sama sekali tidak berhasil melakukan satu pun panggilan penipuan kepada calon korban. Kinerjanya yang dinilai sangat buruk menyebabkan sindikat tersebut langsung memberhentikannya dari kelompok itu.
Yip merupakan satu dari dua belas individu yang didakwa dalam kasus penipuan besar yang ditindak aparat pada September tahun sebelumnya. Kasus ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap jaringan penipuan lintas negara yang bermarkas di Kamboja dan menargetkan korban di berbagai yurisdiksi.
Kepolisian Singapura secara total telah menangkap 20 orang terkait sindikat ini hingga saat ini, sementara pemberitahuan merah Interpol telah dikeluarkan untuk minimal 31 anggota tersangka lainnya yang masih menjadi buronan hingga Mei tahun ini.
Sindikat kejahatan ini menjalankan operasinya dengan membagi peran menjadi empat tingkatan, yaitu Pemimpin, pengawas, penelepon yang menyamar sebagai pejabat pemerintah, serta pencuci uang yang mengurus konversi hasil kejahatan menjadi mata uang kripto.
Mereka mengoperasikan pusat kejahatan dari sebuah vila sewaan dan gedung sembilan lantai yang dilengkapi pengamanan ketat, sekaligus menyediakan fasilitas lengkap seperti akomodasi, penerbangan, dan bantuan izin kerja di Kamboja bagi para penelepon.
Yip mengetahui peluang pekerjaan di pusat penipuan tersebut pada Oktober 2024 melalui kenalannya bernama Jason, yang mengajaknya bergabung karena merasa gugup mencoba pekerjaan itu sendirian, dan Yip pun menyetujuinya.
Setelah ditambahkan ke grup Telegram, Yip dan Jason diinformasikan oleh pemimpin sindikat mengenai rencana penipuan dan ditawari kesempatan melihat lokasi operasi dengan seluruh biaya ditanggung penuh oleh sindikat.