TREN.BISNISMARKET.COM - RHB Sekuritas baru-baru ini melakukan penyesuaian terhadap proyeksi harga saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, atau BBNI. Penyesuaian ini dilakukan meskipun sentimen pasar secara umum masih menunjukkan optimisme terhadap kinerja bank tersebut.
Langkah yang diambil oleh RHB Sekuritas ini mencakup pemangkasan target harga saham BBNI. Informasi ini menjadi sorotan utama bagi para investor yang sedang memantau pergerakan harga saham BBNI di bursa.
Secara spesifik, institusi sekuritas tersebut telah memangkas target harga saham BBNI menjadi Rp 4.560 per lembar. Penurunan target ini mengindikasikan adanya revisi perhitungan fundamental dari sisi analis.
Meskipun terjadi pemangkasan target harga tersebut, RHB Sekuritas secara tegas tetap merekomendasikan investor untuk membeli saham BBNI. Keputusan ini menunjukkan keyakinan jangka panjang mereka terhadap prospek fundamental bank BUMN tersebut.
"RHB Sekuritas memangkas target harga menjadi Rp 4.560," ujar perwakilan dari RHB Sekuritas.
RHB Sekuritas memproyeksikan bahwa saham BBNI masih memiliki ruang kenaikan harga yang substansial ke depan. Potensi keuntungan dari kenaikan harga saham diperkirakan mencapai sekitar 33% dari harga penutupan terakhir.
Selain potensi apresiasi harga saham, investor juga dapat menikmati imbal hasil tambahan dari pembayaran dividen. Estimasi dividen yang diproyeksikan oleh RHB Sekuritas mencapai sekitar 11%.
Kombinasi antara potensi kenaikan harga modal dan dividen menjadikan saham BBNI tetap menarik di mata analis RHB Sekuritas. Hal ini menjadi pertimbangan penting bagi investor yang mencari kombinasi antara pertumbuhan dan pendapatan pasif.
Dikutip dari sumber informasi terkini, rekomendasi buy ini didasarkan pada evaluasi menyeluruh mengenai kesehatan keuangan dan posisi pasar Bank BNI di sektor perbankan nasional.