TREN.BISNISMARKET.COM - Perusahaan media global ternama tengah mempertimbangkan langkah drastis untuk membatasi akses Google ke konten mereka. Keputusan ini muncul sebagai respons terhadap perubahan strategi Google dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) ke dalam mesin pencarinya, yang diduga menyebabkan anjloknya trafik internet ke situs-situs penerbit.
Beberapa entitas media besar yang dikabarkan mempertimbangkan pembatasan akses ke Google antara lain Reddit, USA Today, Reuters, Politico, The Economist, dan People Inc. Keputusan ini mencerminkan kekhawatiran mendalam akan keberlanjutan model bisnis mereka di era digital yang semakin didominasi oleh AI.
Salah satu platform yang paling vokal adalah Reddit, yang berencana melarang Google menampilkan unggahan dari forum penggunanya. Langkah ini diambil di tengah negosiasi lisensi antara Reddit dan Google untuk perpanjangan perjanjian senilai US$ 60 juta per tahun, yang awalnya ditandatangani pada 2024.
Melalui lisensi tersebut, Google mendapatkan akses untuk melatih model AI mereka menggunakan percakapan pengguna Reddit. Namun, belakangan disadari bahwa produk AI Google mampu menyajikan informasi dari percakapan tersebut tanpa mengarahkan pengguna kembali ke platform Reddit, sehingga mengurangi trafik yang berharga.
"Saatnya untuk melawan dan menyatakan ini sudah cukup," ujar Mike Reed, CEO USA Today. Konglomerasi media besar Amerika Serikat ini juga mempertimbangkan untuk memblokir Google jika penurunan trafik dari mesin pencari terus berlanjut.
Data dari Semrush menunjukkan tren penurunan trafik organik Google yang signifikan. Website USA Today mengalami pemangkasan trafik hingga setengahnya dalam setahun terakhir. Situasi serupa dialami media besar lain, seperti Politico yang merosot 23 persen, CNN yang turun 25 persen, dan Business Insider yang anjlok hingga 85 persen.
Google sebenarnya telah menyediakan opsi bagi para penerbit untuk mengontrol konten mereka. Penerbit dapat membatasi penggunaan konten mereka untuk melatih model AI seperti Gemini. Jika pembatasan diterapkan, konten tersebut tidak akan muncul dalam fitur AI Overviews di Google Search.
Sebagai alternatif yang lebih ekstrem, penerbit dapat menerapkan tag "noindex" pada website mereka. Tindakan ini akan membuat situs mereka "lenyap" dari hasil pencarian Google, sehingga hanya dapat diakses langsung melalui alamat URL masing-masing.
Situasi ini juga mendapat perhatian dari Otoritas Anti-Monopoli Inggris. Otoritas tersebut memerintahkan Google untuk memberikan keleluasaan kepada penerbit dalam memilih konten yang boleh digunakan untuk fitur AI, tanpa berdampak negatif pada posisi mereka dalam pencarian tradisional.