TREN.BISNISMARKET.COM - Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan Selasa pagi, 14 Juli 2026, dengan posisi stagnan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pergerakan mata uang Garuda ini terjadi di tengah sentimen positif yang datang dari lembaga pemeringkat global, S&P Global Ratings.
Merujuk pada data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan, rupiah tercatat berada di level Rp18.100 per dolar AS. Posisi ini relatif tidak menunjukkan perubahan signifikan dibandingkan dengan penutupan perdagangan pada hari sebelumnya.
Sebelumnya, pada perdagangan Senin, 13 Juli 2026, rupiah sempat menunjukkan pelemahan. Mata uang Indonesia ditutup melemah sebesar 0,30% dan berada di angka Rp18.100 per dolar AS.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang berperan sebagai pengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia, terpantau bergerak stabil. Hingga pukul 09.00 WIB, indeks tersebut berada di level 101,241.
Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini mendapatkan dorongan positif setelah lembaga pemeringkat internasional, S&P Global Ratings, memutuskan untuk mempertahankan peringkat kredit Indonesia. Peringkat tersebut tetap berada di level BBB dengan outlook stabil.
Keputusan S&P ini menegaskan kembali bahwa posisi Indonesia masih berada dalam kategori layak investasi atau investment grade. Hal ini penting mengingat kondisi ketidakpastian ekonomi global yang masih terus membayangi.
Dalam laporan yang telah dirilis pada Senin, 13 Juli 2026, S&P Global Ratings memberikan penilaian bahwa pelemahan beberapa indikator fiskal dan eksternal Indonesia saat ini bersifat sementara. Lembaga tersebut memproyeksikan kondisi ini berpotensi membaik.
Proyeksi perbaikan tersebut didasarkan pada stabilnya arah kebijakan yang dijalankan oleh pemerintah Indonesia. Selain itu, implementasi kebijakan yang lebih efektif juga menjadi faktor kunci dalam pandangan S&P.
Dalam laporannya, S&P Global Ratings juga memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Proyeksi tersebut menempatkan rupiah di kisaran Rp17.700 per dolar AS untuk tahun 2026.