TREN.BISNISMARKET.COM - Samsung Electronics, raksasa teknologi asal Korea Selatan, mengumumkan langkah strategis baru dengan membentuk sebuah divisi khusus yang didedikasikan untuk pengembangan robotika. Pembentukan divisi ini menandai upaya Samsung untuk mencari sumber pertumbuhan bisnis di masa depan yang lebih luas dari sekadar produk elektronik konsumen.
Divisi baru yang diberi nama Robotics eXperience atau RX ini akan menjadi wadah terpadu untuk seluruh kapabilitas robotika yang dimiliki Samsung. Fokus utamanya adalah menjalankan strategi jangka menengah hingga panjang, mencakup riset teknologi inti hingga tahap komersialisasi produk robot.
Langkah ambisius ini ternyata disambut positif oleh pasar. Saham Samsung Electronics tercatat mengalami penguatan signifikan sebesar 6,76% pada hari pengumuman, melampaui pertumbuhan indeks acuan Kospi yang hanya naik sekitar 4%.
Pengawasan langsung terhadap divisi robotika ini akan dilakukan oleh CEO Samsung Electronics, TM Roh. Keputusan ini menegaskan keseriusan Samsung dalam mengembangkan sektor robotika yang dipandang sebagai kunci di masa depan.
"CEO Samsung Electronics, TM Roh, akan mengawasi langsung divisi tersebut," demikian dikutip dari CNBC International, Kamis (23/7/2026).
Pembentukan divisi RX merupakan bukti nyata keseriusan Samsung untuk merambah ke sektor physical AI. Sektor ini merujuk pada pengembangan kecerdasan buatan yang memungkinkan mesin dan robot untuk berinteraksi secara fisik serta mampu menjalankan berbagai tugas di dunia nyata.
Sebelumnya, pada awal bulan ini, TM Roh sempat menyampaikan rencana investasi besar Samsung di wilayah Yeongnam. Total investasi yang digelontorkan diperkirakan mencapai 60 triliun won atau sekitar US$40,7 miliar, termasuk untuk fasilitas perusahaan di Gumi.
Investasi besar tersebut juga didorong oleh langkah Samsung pada akhir tahun 2024 lalu yang telah meningkatkan kepemilikannya di perusahaan robotika lokal, Rainbow Robotics. Dengan langkah ini, Samsung berhasil menjadi pemegang saham terbesar di perusahaan tersebut.
Dari total alokasi dana sebesar 60 triliun won, Samsung akan mengkhususkan 19 triliun won untuk pengembangan di wilayah Gumi. Dana ini akan digunakan bersama Samsung SDS untuk membangun infrastruktur physical AI serta fasilitas manufaktur robot humanoid.