TREN.BISNISMARKET.COM - Vendor smartphone Honor mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga jual produk mereka di pasar Indonesia. Keputusan ini diambil meskipun industri tengah menghadapi tekanan berupa depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Kebijakan mempertahankan harga ini berlaku untuk seluruh lini perangkat yang dijual di Tanah Air, termasuk model-model terbaru yang baru saja diluncurkan. Langkah ini dilakukan bersamaan dengan adanya isu kenaikan harga komponen memori secara global pada Rabu (13/5/2026).

Aryo Meidianto, selaku Head of Public Relations PT Trinova Digital Indonesia, yang merupakan distributor resmi Honor, mengonfirmasi komitmen perusahaan terkait harga. Ia menegaskan bahwa sejak awal peluncuran, tidak ada penyesuaian harga yang dilakukan terhadap perangkat terbaru mereka.

"Dari awal Honor X7d dan X6c meluncur sampai saat ini, kurang lebih ada spare waktu sekitar satu bulan, kami belum melakukan penyesuaian harga sama sekali," kata Aryo Meidianto, Head of Public Relations PT Trinova Digital Indonesia.

Stabilitas harga ini dapat dipertahankan berkat perhitungan stok unit yang matang sejak awal masa pemasaran. Honor menerapkan sistem pengadaan yang sangat presisi untuk menghindari pemesanan ulang mendadak yang rentan terhadap fluktuasi kurs mata uang.

"Kami sistemnya menghitung perangkat yang kira-kira ada di pasar sebanyak apa, itu yang kami pesan. Jadi selama masa pemasaran itu tidak ada pemesanan ulang," ujar Aryo Meidianto.

Perusahaan yang kembali aktif di pasar Indonesia sejak Februari 2025 ini bahkan tidak memiliki rencana menaikkan harga dalam waktu dekat. Justru, pihak distributor melihat adanya peluang untuk memberikan harga yang lebih terjangkau melalui program promosi periodik.

"Sama sekali tidak ada penyesuaian harga. Yang mungkin terjadi malah penurunan harga nantinya," ujar Aryo Meidianto.

Penurunan harga jual tersebut biasanya akan disinkronkan dengan kampanye musiman atau perayaan hari besar yang diadakan di Indonesia. Besaran potongan harga yang disiapkan oleh perusahaan diperkirakan berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per unit perangkat.