TREN.BISNISMARKET.COM - Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah menyelesaikan lelang spektrum frekuensi yang membuahkan hasil bagi Telkomsel. Perusahaan telekomunikasi ini berhasil mendapatkan alokasi pada pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz.
Perolehan dua pita frekuensi strategis ini menjadi landasan bagi Telkomsel untuk memperkuat komitmennya dalam menghadirkan konektivitas internet yang lebih merata. Upaya ini diharapkan dapat menjangkau area yang selama ini masih minim akses digital.
VP Technology Strategy & Consumer Product Development Telkomsel, Ronald Limoa, menyatakan bahwa hasil lelang ini merupakan amanah besar bagi perusahaan. Ia menekankan bahwa alokasi spektrum ini akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pengalaman digital masyarakat Indonesia.
"Kami berterima kasih kepada Kemkomdigi atas hasil seleksi spektrum yang telah diselenggarakan secara transparan, akuntabel, dan dengan tata kelola yang baik," ungkap Ronald Limoa.
Ia menambahkan, "Bagi Telkomsel, alokasi spektrum ini bukan sekedar tambahan sumber daya jaringan, melainkan amanah untuk terus menghadirkan pengalaman digital yang lebih baik bagi pelanggan dan masyarakat Indonesia, hingga dukungan terhadap transformasi digital."
Spektrum frekuensi memegang peranan krusial sebagai fondasi penyelenggaraan layanan telekomunikasi. Ketersediaan spektrum yang memadai memungkinkan operator untuk menyajikan konektivitas berkualitas tinggi sekaligus mendukung perkembangan teknologi digital di masa depan.
Dengan penguasaan kedua pita frekuensi ini, Telkomsel akan mampu memperkuat keseimbangan antara jangkauan dan kapasitas jaringan. Hal ini akan berdampak positif pada pengalaman pengguna, baik bagi individu, rumah tangga, pelaku usaha, maupun sektor industri.
Ronald Limoa menegaskan bahwa spektrum frekuensi merupakan sumber daya publik yang sangat strategis. Fokus perusahaan tidak hanya pada jumlah alokasi yang diperoleh, melainkan pada bagaimana sumber daya tersebut dapat diubah menjadi manfaat nyata bagi pelanggan.
"Oleh karena itu, fokus kami bukan hanya pada besarnya alokasi yang diperoleh, melainkan bagaimana mengubah sumber daya tersebut menjadi manfaat nyata yang dirasakan pelanggan melalui pengalaman digital yang semakin mudah, nyaman, dan relevan untuk kebutuhan sehari-hari maupun pertumbuhan ekonomi digital Indonesia," pungkas Ronald.