TREN.BISNISMARKET.COM - Samsung secara resmi memperkenalkan jajaran ponsel lipat teranyarnya di Indonesia, yang terdiri dari Galaxy Z Flip8, Z Fold8, dan model paling premium, Z Fold8 Ultra. Kehadiran varian 'Ultra' menandai perluasan lini produk ponsel lipat Samsung tahun ini.
Seri ponsel lipat terbaru ini membawa sejumlah peningkatan signifikan, termasuk penggunaan lapisan 'Flex Titanium' pada layar untuk daya tahan lebih baik terhadap guncangan. Mekanisme engsel 'Armor FlexHinge' generasi baru juga dirancang untuk memberikan pengalaman buka-tutup yang lebih mulus dan kokoh.
Ketiga model ponsel lipat ini didesain agar lebih ramping dan ringan, meningkatkan portabilitas dan kenyamanan pengguna. Peningkatan kapasitas baterai dicapai melalui teknologi silikon-karbon, yang memungkinkan daya lebih besar tanpa menambah ketebalan bodi.
Galaxy Z Fold8 Ultra menawarkan kapabilitas kamera yang setara dengan Galaxy S26 Ultra, menampilkan sensor utama 200MP, kamera ultra-wide 50MP, dan kamera telephoto 10MP. Fitur unggulan 'Nightgraphy' Samsung turut disematkan untuk performa fotografi optimal dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Sementara itu, Galaxy Z Fold8 versi reguler hadir dengan form-factor baru yang menarik, mengadopsi rasio aspek 4:3. Ponsel ini dinobatkan sebagai Fold teringan dengan bobot 201 gram, menjadikannya pilihan ideal untuk menikmati konten hiburan dalam berbagai orientasi.
"Peningkatan [harga] ada di sekitar 12%-20%. Kalau dibandingkan dengan yang lain, dengan kondisi market saat ini, bahkan ada yang meningkatkan [harga] lebih dari 30%," ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia, dalam pemaparannya di Jakarta.
Kenaikan harga yang dialami oleh trio ponsel lipat Samsung ini merupakan tren yang juga diadopsi oleh produsen ponsel lainnya. Fenomena ini dipicu oleh lonjakan biaya komponen, terutama akibat kelangkaan chip memori global yang diperparah oleh meledaknya permintaan untuk pengembangan teknologi kecerdasan buatan.
Jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya, ponsel lipat terbaru Samsung ini mengalami kenaikan harga berkisar antara Rp2 juta hingga Rp5 juta. Namun, Samsung menawarkan berbagai promo menarik selama periode pemesanan awal (pre-order), yang membuat harga pre-order menjadi kompetitif, bahkan ada yang lebih terjangkau dibanding peluncuran seri sebelumnya.
Dikutip dari CNBC Indonesia, Samsung Galaxy Z Flip8 varian 12/256GB dibanderol Rp19.999.000, dengan penawaran hemat Rp2 juta menjadi Rp17.999.000 saat pre-order. Varian 12/512GB ditawarkan Rp23.999.000, mendapatkan diskon Rp2 juta menjadi Rp21.999.000, ditambah potensi potongan Rp2 juta dengan kartu kredit/debit.