TREN.BISNISMARKET.COM - Pasar kendaraan listrik di Indonesia tengah mengalami dinamika signifikan pada periode awal tahun 2026, menunjukkan adanya evolusi preferensi konsumen. Model kendaraan berbasis baterai kini mulai rutin masuk dalam daftar mobil terlaris nasional, tidak lagi terbatas sebagai produk khusus untuk segmen tertentu.
Perubahan tren ini terlihat jelas dari data wholesales yang tercatat antara Januari hingga April 2026. Merek-merek otomotif baru yang berasal dari Tiongkok mulai menunjukkan dominasi kuat dalam jaringan distribusi diler, bersaing langsung dengan kendaraan bermesin konvensional populer.
Perkembangan volume penjualan ini berlanjut hingga Februari 2026, di mana volume distribusi kendaraan listrik mencapai angka 3.700 unit untuk salah satu model yang berhasil mendominasi. Memasuki bulan Maret dan April 2026, perhatian pasar otomotif domestik mulai terbagi dengan munculnya model-model baru lain seperti Jaecoo J5 dan BYD M6.
Sebelum gelombang merek baru ini mengambil peran, Wuling Motors telah lebih dulu membuka pasar domestik dengan model ringkas seperti Wuling Air ev dan Wuling BinguoEV. Fase pertumbuhan awal ini sangat ditopang oleh kendaraan berukuran kompak yang sangat sesuai untuk mobilitas perkotaan.
Namun, data terbaru menunjukkan bahwa konsumen Indonesia kini mulai menunjukkan minat pada kendaraan listrik yang memiliki dimensi lebih besar dan kapasitas lebih luas. Perubahan preferensi ini terlihat nyata seiring dengan hadirnya MPV listrik BYD M6 di pasar domestik Indonesia.
BYD M6 mencatat angka penjualan yang impresif, yakni sebanyak 6.124 unit saat pertama kali diperkenalkan di pasar pada tahun 2024. Volume penjualan model MPV listrik ini meningkat signifikan menjadi 10.862 unit sepanjang tahun 2025.
Pada data distribusi April 2026, BYD M6 berhasil mempertahankan momentum positif dengan mencatatkan distribusi sebesar 2.472 unit. Data ini mengindikasikan bahwa fungsi kendaraan listrik kini telah meluas, beralih dari sekadar komuter kedua menjadi kendaraan yang cocok untuk kebutuhan keluarga.
Tren elektrifikasi juga mulai merambah ke segmen pasar yang lebih premium, salah satunya melalui model Denza D9. Model kendaraan listrik mewah ini berhasil membukukan angka penjualan total sebanyak 7.474 unit sepanjang tahun 2025.
Denza D9 kembali menunjukkan performanya dengan masuk dalam jajaran 20 mobil terlaris nasional pada April 2026, dengan distribusi mencapai 1.032 unit. Pencapaian ini secara jelas membuktikan bahwa pasar kendaraan listrik di Indonesia telah terbentuk dan menjangkau berbagai kelas konsumen.