TREN.BISNISMARKET.COM - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Indonesia mengalami penyesuaian pada awal Juli 2026. Sejumlah jenis BBM tercatat mengalami penurunan harga pasca penyesuaian yang dilakukan per tanggal 18 Juli 2026.

Penyesuaian harga ini dilakukan oleh operator SPBU besar seperti Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell. Perubahan ini mengikuti tren harga minyak global dan kebijakan perusahaan dalam menawarkan harga yang kompetitif kepada konsumen.

Pertamina menjadi salah satu pihak yang melakukan penyesuaian harga pada produk BBM non-subsidi mereka. Penurunan harga terlihat pada Pertamax Series dan Dex Series, yang mulai berlaku sejak awal Juli 2026.

"Harga Pertamax Turbo kini dipatok Rp19.300 per liter, angka itu turun 7% dari bulan sebelumnya, yakni Rp20.750 per liter," demikian informasi yang disampaikan.

Selain itu, produk solar berkualitas dari Pertamina juga mengalami penurunan harga. Pertamina Dex yang sebelumnya dijual seharga Rp24.800 per liter, kini dibanderol Rp21.150 per liter.

"Pertamina Dex dibanderol Rp21.150 per liter pada Juli 2026. Angka itu turun 15% dari sebelumnya yang berada di level Rp24.800 per liter," jelas sumber tersebut.

Dexlite, jenis BBM diesel lain dari Pertamina, juga mengalami koreksi harga yang signifikan. Harga baru Dexlite per 18 Juli 2026 tercatat lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya.

"Kemudian, harga Dexlite dipatok Rp19.700 per liter pada Juli 2026. Harga tersebut juga turun 14% dari bulan sebelumnya, yakni Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter," demikian tercatat.

Sementara itu, harga untuk Pertamax dan Pertamax Green 95 terpantau stabil dan belum mengalami perubahan sejak Juni 2026. Keduanya masih dijual dengan harga yang sama seperti bulan sebelumnya.