TREN.BISNISMARKET.COM - Pasar ponsel pintar premium di Indonesia kini kedatangan pemain baru yang signifikan setelah Vivo secara resmi meluncurkan perangkat andalan mereka, Vivo X300 Ultra. Peluncuran ini merupakan momen penting karena menandai pertama kalinya model "Ultra" dari seri X Vivo ini tersedia secara resmi di luar pasar Tiongkok.

Perangkat flagship ini diposisikan oleh Vivo sebagai alat utama yang dirancang untuk mendukung kreativitas para kreator konten, khususnya dalam bidang sinematografi mobile. Vivo kembali menegaskan komitmen kolaborasinya dengan produsen lensa ternama asal Jerman, ZEISS, dalam pengembangan teknologi pencitraan perangkat ini.

Daya tarik utama dari Vivo X300 Ultra terletak pada sistem optik kameranya, yang mengusung ZEISS Triple Prime Lenses. Sistem ini dirancang untuk memastikan konsistensi visual yang superior di berbagai jarak fokus yang berbeda, memberikan hasil jepretan yang seragam.

Kamera utama dari ponsel ini dilengkapi dengan sensor Sony LYTIA-901 beresolusi sangat tinggi 200 MP dengan bukaan lensa f/1.85. Komponen ini diklaim mampu menangkap intensitas cahaya yang lebih besar, sehingga mampu mempertajam detail gambar bahkan dalam kondisi pencahayaan yang menantang.

Untuk kemampuan telefoto, Vivo menyematkan sensor Samsung HP0 yang juga memiliki resolusi 200 MP, dilengkapi dengan teknologi penstabil gambar setara gimbal untuk hasil video yang stabil. Sementara itu, kamera ultrawide menggunakan sensor Sony LYTIA-818 50 MP dengan dukungan Optical Image Stabilization (OIS).

Bagi pengguna yang membutuhkan jangkauan visual lebih jauh, Vivo menyediakan aksesori opsional berupa ZEISS Telephoto Extender Gen 2 Ultra. Aksesori ini diklaim mampu memperpanjang jarak fokus optik hingga 4.7x, memperluas fleksibilitas fotografi jarak jauh.

Dari sisi performa, Vivo X300 Ultra ditenagai oleh chipset terbaru Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5, dipasangkan dengan RAM maksimal 16 GB dan opsi penyimpanan internal hingga 1 TB. Perangkat ini juga dilengkapi chip tambahan Pro Imaging Chip VS1+ untuk mempercepat proses pengolahan gambar.

"Kehadiran perangkat ini menandai kali pertama model Ultra milik Vivo dipasarkan di luar wilayah China," demikian informasi yang disampaikan, dilansir dari Tekno.

Daya tahan perangkat ini didukung oleh baterai berkapasitas besar 6.600 mAh, yang mendukung pengisian cepat berkabel 100 watt dan pengisian nirkabel 40 watt. Untuk visualisasi, ponsel ini menggunakan panel LTPO AMOLED 6,82 inci dengan resolusi 2K dan dukungan refresh rate hingga 144 Hz.