TREN.BISNISMARKET.COM - Keputusan mengejutkan datang dari raksasa teknologi Xiaomi yang secara mendadak membatalkan rencana peluncuran perangkat ponsel pintar yang dirancang sangat tipis, yaitu Xiaomi 17 Air. Pembatalan ini dilakukan meskipun perangkat tersebut sudah memasuki tahap akhir perencanaan dan riset internal yang cukup mendalam.

Informasi mengenai penghentian proyek ini disampaikan langsung oleh petinggi perusahaan kepada publik melalui siaran langsung yang diselenggarakan pada hari Senin, 18 Mei 2026. Sosok yang mengumumkan keputusan tersebut adalah Presiden Xiaomi, Lu Weibing, yang menegaskan komitmen perusahaan terhadap kualitas produk.

Proyek Xiaomi 17 Air ini sebelumnya digadang-gadang sebagai jawaban Xiaomi untuk bersaing langsung di segmen pasar yang sama dengan lini produk iPhone Air yang sangat populer. Xiaomi diketahui sering mengadopsi beberapa desain dan fitur unggulan dari kompetitornya, sebagaimana terlihat pada model Xiaomi 17 Pro dan Xiaomi 17 Pro Max.

Keputusan krusial untuk membatalkan peluncuran ini diambil menjelang dimulainya tahap produksi massal perangkat tersebut. Keputusan ini didasarkan pada pertimbangan teknis yang matang mengenai bagaimana desain bodi yang terlalu tipis akan memengaruhi komponen internal ponsel.

Manajemen perusahaan menemukan bahwa upaya menciptakan bodi yang ekstrem tipis dan ringan berpotensi besar mengorbankan dua aspek fundamental bagi pengguna. Dua aspek yang dikhawatirkan tersebut adalah ketahanan daya tahan baterai serta efektivitas sistem pendingin perangkat keras.

"Keputusan pembatalan ini diambil di menit-menit terakhir sebelum masuk ke tahap produksi massal, meskipun perencanaan dan riset awal telah rampung diselesaikan," ujar salah satu perwakilan perusahaan saat siaran langsung, sebagaimana dikutip dari Tekno.

Sebelum pembatalan ini diumumkan secara resmi, berbagai bocoran mengenai wujud fisik Xiaomi 17 Air sudah sempat tersebar luas sejak Januari 2026. Bocoran tersebut berasal dari unggahan video oleh pembocor ternama, Bald Panda, yang menampilkan cetakan rekayasa awal perangkat tersebut.

Cetakan rekayasa awal yang beredar menunjukkan potensi ketebalan bodi hanya sekitar 5,5 mm dengan dimensi layar diperkirakan mencapai 6,59 inci. Desain ini bahkan terlihat lebih tipis dibandingkan dengan pesaing utamanya yang memiliki ketebalan bodi 5,6 mm.

Perusahaan mengonfirmasi bahwa semua gambar dan video mengenai desain fisik yang sempat beredar luas di internet hanyalah bagian dari eksplorasi desain internal. "Gambar dan video yang beredar di publik kini dikonfirmasi hanya sebagai bentuk eksplorasi desain internal perusahaan dan dipastikan tidak akan masuk ke tahap produksi komersial," tegas perwakilan Xiaomi, dilansir dari Kompas.com.