TREN.BISNISMARKET.COM - PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) sukses menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2026 pada hari Rabu, 20 Mei 2026. Agenda utama pertemuan tersebut adalah persetujuan laporan keuangan tahun sebelumnya serta penyesuaian susunan pengurus perseroan.
Rapat pemegang saham ini dihadiri oleh investor yang mewakili mayoritas kepemilikan, yakni sebanyak 89,53 persen dari total saham perusahaan yang beredar, setara dengan 22,08 miliar lembar saham. Tingginya partisipasi pemegang saham menunjukkan komitmen kuat terhadap arah kebijakan perusahaan ke depan.
Dilansir dari Media Indonesia, RUPST tersebut membahas total enam mata acara penting yang disetujui oleh para pemegang saham. Agenda tersebut mencakup pengesahan laporan keuangan tahun buku 2025, penetapan remunerasi untuk tahun 2026, dan penunjukan akuntan publik independen.
Selain itu, rapat juga menyetujui pendelegasian wewenang terkait Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) periode 2026 hingga 2030. Dua agenda krusial lainnya adalah persetujuan perubahan anggaran dasar dan perubahan susunan pengurus inti perseroan.
Laporan keuangan Bank Raya untuk tahun buku 2025 telah melalui audit ketat oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja dan mendapatkan opini wajar dalam semua hal yang material. Sebagai apresiasi atas kinerja tersebut, pemegang saham memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab penuh kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan mereka sepanjang tidak melanggar hukum pidana.
Ida Bagus Ketut Subagia, selaku Direktur Utama Bank Raya, menyatakan bahwa penyelenggaraan RUPST ini merupakan implementasi tata kelola perusahaan yang baik. Dalam pernyataannya, beliau menekankan pentingnya persetujuan pemegang saham terhadap keputusan manajemen.
"Penyelenggaraan RUPST 2026 merupakan salah satu upaya penerapan tata kelola perusahaan yang baik, yang menempatkan organ perusahaan tertinggi yaitu Rapat Umum Pemegang Saham untuk menyetujui serta mengesahkan keputusan yang akan dijalankan atau telah dijalankan oleh manajemen," ujar Ida Bagus Ketut Subagia.
Lebih lanjut, Dirut Bank Raya menyampaikan bahwa melalui agenda RUPST, perusahaan menegaskan langkah strategis untuk menjaga pertumbuhan yang sehat dan adaptif terhadap dinamika industri perbankan. Hal ini sejalan dengan penguatan arah bisnis jangka panjang Bank Raya yang semakin fokus pada sektor digital.
Manajemen perusahaan juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dukungan yang berkelanjutan dari para pemilik saham, yang dianggap sebagai motor penggerak utama perkembangan bisnis Bank Raya di masa mendatang.