TREN.BISNISMARKET.COM - Pada Rabu pagi, 15 Juli 2026, jutaan pengguna ChatGPT di seluruh dunia menghadapi kelumpuhan layanan yang signifikan. Gangguan ini mulai dirasakan oleh para pengguna sekitar pukul 07.30 WIB, menimbulkan kebingungan dan kekhawatiran.
Masalah yang dilaporkan sangat beragam, mulai dari ketidakmampuan untuk masuk ke akun (login), kegagalan dalam mengirimkan perintah atau prompt, hingga terganggunya fitur suara yang krusial. Selain itu, banyak pengguna juga melaporkan hilangnya seluruh riwayat percakapan mereka.
OpenAI, perusahaan di balik pengembangan ChatGPT, tidak tinggal diam. Pihak mereka segera merespons laporan yang masuk dengan melakukan investigasi mendalam untuk mengidentifikasi akar permasalahan yang menyebabkan gangguan masif ini.
"Kami sedang menyelidiki masalah login dan kesalahan yang mempengaruhi akses ChatGPT," demikian pengakuan dari pihak OpenAI yang dicatat oleh Uzone.id, membenarkan adanya kendala teknis pada platform mereka.
Pernyataan resmi dari OpenAI ini sekaligus mengkonfirmasi bahwa gangguan yang dialami pengguna bukanlah disebabkan oleh masalah koneksi internet pribadi atau konfigurasi browser, melainkan murni berasal dari sistem internal platform itu sendiri.
Meskipun penyebab teknis spesifik dari kelumpuhan layanan ini tidak diungkapkan secara rinci oleh OpenAI, tim teknis mereka dilaporkan bekerja dengan sangat cepat untuk mengatasi masalah tersebut. Upaya pemulihan sistem pun segera digencarkan.
Setelah beberapa saat mengalami kendala, OpenAI akhirnya mengumumkan bahwa seluruh layanan yang terdampak telah berhasil dipulihkan sepenuhnya. Pengumuman ini disambut lega oleh para pengguna yang sebelumnya kesulitan mengakses platform tersebut.
"Semua layanan yang terdampak kini telah pulih sepenuhnya," demikian pernyataan yang disampaikan oleh pihak ChatGPT melalui situs resmi mereka, menandakan kembalinya fungsionalitas penuh platform AI tersebut.
Pantauan lebih lanjut menunjukkan bahwa pengguna kini dapat kembali mengakses layanan ChatGPT tanpa hambatan. Bahkan, histori percakapan yang sempat hilang dilaporkan telah kembali pulih, memungkinkan pengguna melanjutkan interaksi mereka.