TREN.BISNISMARKET.COM - Industri otomotif Indonesia kembali menunjukkan performa yang patut diapresiasi di pasar internasional. Meskipun tercatat adanya koreksi pada volume ekspor motor CBU di bulan Juni 2026, pencapaian kumulatif sepanjang semester pertama tahun ini justru mencatat pertumbuhan yang signifikan.

Pada bulan Juni 2026, volume ekspor motor CBU Indonesia tercatat sebanyak 50.067 unit. Angka ini mengalami penurunan sebesar 8,6 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, Mei 2026, yang mencapai 54.759 unit. Penurunan bulanan ini setara dengan berkurangnya 4.692 unit pengiriman.

Namun, penurunan di akhir semester tidak serta-merta menutupi capaian positif secara keseluruhan. Data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan bahwa total ekspor motor CBU selama periode Januari hingga Juni 2026 berhasil menembus angka 316.819 unit.

Angka tersebut merupakan sebuah lonjakan impresif sebesar 17,9 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Sebagai perbandingan, ekspor motor semester pertama tahun 2025 hanya mencatatkan 268.743 unit.

"Total ekspor CBU semester I 2026 mencapai 316.819 unit, naik 17,9% year on year (YoY)," demikian rangkuman yang disajikan dalam artikel asli.

Perjalanan ekspor motor CBU Indonesia selama enam bulan pertama tahun 2026 memang menunjukkan pola yang cukup berfluktuasi. Tercatat pengiriman pada Januari 52.924 unit, Februari 57.688 unit, Maret 48.970 unit, April 52.411 unit, Mei 54.759 unit, dan ditutup dengan 50.067 unit di Juni.

Rata-rata pengiriman bulanan selama semester pertama ini berkisar di angka 52.800 unit. Angka ini mengindikasikan bahwa permintaan pasar ekspor terhadap produk sepeda motor buatan Indonesia masih relatif kuat dan stabil.

Meskipun demikian, fluktuasi yang terjadi selama periode ini juga menggarisbawahi bahwa permintaan dari negara-negara tujuan ekspor belum sepenuhnya stabil. Hal ini sejalan dengan pandangan pelaku industri yang melihat pasar global masih dibayangi berbagai tantangan ekonomi.

Di sisi lain, pasar domestik Indonesia juga menunjukkan dinamika yang menarik. Setelah mengalami penurunan di bulan Mei 2026, penjualan sepeda motor di dalam negeri kembali menunjukkan tren positif pada bulan Juni.