TREN.BISNISMARKET.COM - Gaikindo, organisasi yang mewadahi industri otomotif Indonesia, menyarankan masyarakat untuk tidak terlalu bergantung pada insentif pemerintah untuk pembelian mobil listrik. Pihaknya menilai bahwa kondisi pasar otomotif nasional saat ini sudah cukup kuat dan harga kendaraan listrik sudah sangat kompetitif.
Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika, menanggapi penundaan realisasi insentif kendaraan listrik yang terus berlanjut. Ia menyarankan agar calon pembeli mengabaikan sementara kepastian insentif tersebut.
"Kalau kita bisa sarankan, ya itu lebih bagus abaikan aja dulu. Nanti kalau nanti ada, kita bersyukur," ujar Putu Juli Ardika.
Pihaknya menekankan bahwa pasar otomotif Indonesia, termasuk segmen kendaraan listrik, menunjukkan pertumbuhan yang sangat positif. Data wholesales Gaikindo mencatat penjualan mobil secara keseluruhan mencapai 436.564 unit di semester pertama tahun ini, naik 15,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan pesat juga terjadi pada penjualan mobil listrik, yang melonjak signifikan sebesar 80,8 persen dengan total penjualan 69.739 unit pada semester pertama tahun ini. Angka ini menunjukkan minat konsumen yang terus meningkat terhadap kendaraan ramah lingkungan tersebut.
Putu Juli Ardika menjelaskan bahwa persaingan ketat antar produsen otomotif telah membuat harga kendaraan listrik menjadi sangat terjangkau bagi konsumen. Ia berpendapat bahwa insentif yang terbatas pun tidak akan mampu mengubah harga akhir secara signifikan.
"Sekarang kita lihat harga kendaraan ini sangat bersaing keras. Dan produsen otomotif, ini bener-bener untuk harganya apalagi dalam kondisi sekarang, ini bener-bener sangat bersaing," kata Putu Juli Ardika.
Menurutnya, konsumen tidak perlu menunggu insentif yang belum pasti cair untuk segera melakukan pembelian. Ia menjamin bahwa produsen saat ini sudah menawarkan berbagai fasilitas dan diskon menarik yang membuat harga menjadi sangat affordable.
"Jadi saya jamin ya, itu tidak akan membedakan banyak hal. Karena sekarang produsen-produsen sudah memberikan banyak sekali fasilitas-fasilitas dan diskon-diskon," jelas Putu Juli Ardika.