TREN.BISNISMARKET.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan kinerja impresif, berhasil mempertahankan tren positifnya dengan penguatan selama sembilan hari berturut-turut. Perdagangan pada Selasa (21/7/2026) ditutup dengan lonjakan signifikan sebesar 1,74%, membawa indeks ke level 6.340,02 poin.
Pergerakan pasar saham pada hari tersebut menunjukkan dominasi saham-saham yang menguat. Tercatat sebanyak 421 saham berhasil menorehkan kenaikan, sementara 205 saham lainnya stagnan, dan hanya 169 saham yang mengalami pelemahan.
Nilai transaksi yang tercatat kemarin mencapai angka fantastis, yakni Rp21,50 triliun. Angka ini didukung oleh volume perdagangan sebesar 51,10 miliar saham, yang diperjualbelikan melalui 2,94 juta kali frekuensi perdagangan.
Di tengah euforia kenaikan IHSG, aktivitas investor asing menjadi sorotan utama. Mereka mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp31,36 miliar di seluruh pasar.
Lebih lanjut, dalam pasar reguler, investor asing menunjukkan minat yang lebih besar dengan mencatatkan pembelian bersih mencapai Rp360,21 miliar. Ini menandakan adanya kepercayaan yang tinggi terhadap fundamental saham-saham yang diperdagangkan di pasar utama.
Namun, perlu dicatat bahwa di pasar negosiasi dan tunai, investor asing juga tercatat melakukan penjualan bersih sebesar Rp328,86 miliar. Perbedaan ini menunjukkan adanya strategi diversifikasi penempatan dana oleh investor asing.
Pertanyaan yang kemudian muncul adalah, saham-saham mana saja yang menjadi primadona bagi para investor asing ini? Fenomena ini menarik untuk ditelisik lebih dalam guna memahami arah pergerakan pasar ke depan.
Mengutip data dari Stockbit, terungkap 10 saham yang menjadi favorit investor asing dengan mencatatkan pembelian bersih (net foreign buy) selama perdagangan pada Selasa tersebut. Daftar ini memberikan gambaran mengenai sektor atau perusahaan yang dianggap memiliki prospek cerah.
Dikutip dari CNBC Indonesia, pergerakan IHSG yang positif ini didukung oleh optimisme pasar yang terus berlanjut. Kenaikan sembilan hari beruntun ini merupakan momentum yang patut dicermati oleh para pelaku pasar.