TREN.BISNISMARKET.COM - Perlahan namun pasti, harga ayam broiler dan telur ras di pasar domestik dilaporkan mulai menunjukkan tren kenaikan. Fenomena ini menjadi perhatian Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebagai indikator potensi pemulihan kesejahteraan peternak.
Kenaikan harga ini terjadi bersamaan dengan dimulainya kembali aktivitas pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Pembukaan kembali sekolah secara fisik ini diperkirakan memicu peningkatan permintaan produk peternakan.
Kondisi ini menjadi harapan bagi para peternak yang selama ini menghadapi berbagai tantangan ekonomi. Tekanan harga jual yang rendah sebelumnya sempat membuat banyak peternak kesulitan untuk mencapai titik impas.
"Memang ada indikasi peningkatan permintaan," ujar Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Dwi Sutha, dalam keterangan tertulisnya. Pernyataan ini mengindikasikan adanya korelasi antara aktivitas sekolah dengan pergerakan harga komoditas pangan.
Beliau menambahkan, "Ini berpotensi mendongkrak harga ayam dan telur peternak." Pernyataan ini menegaskan optimisme Bapanas terhadap dampak positif yang dapat dirasakan oleh para pelaku usaha peternakan.
Pergerakan harga yang positif ini diharapkan dapat memberikan keuntungan yang lebih layak bagi peternak. Dengan demikian, mereka dapat kembali berinvestasi dan menjaga keberlanjutan usaha mereka.
Peningkatan permintaan dari sektor pendidikan, seperti konsumsi di kantin sekolah dan kebutuhan acara sekolah, menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga ini. Selain itu, aktivitas masyarakat yang kembali normal pasca-pandemi juga turut berkontribusi.
Bapanas terus memantau perkembangan harga di tingkat peternak dan konsumen. Tujuannya adalah untuk memastikan stabilitas pasokan pangan nasional sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
Upaya stabilisasi harga dan pasokan akan terus dilakukan untuk mengantisipasi fluktuasi yang tidak diinginkan. Hal ini penting demi terciptanya ekosistem pangan yang sehat dan menguntungkan semua pihak.