TREN.BISNISMARKET.COM - Google secara rutin memberikan peringatan kepada pengguna ponsel pintar berbasis Android mengenai potensi bahaya saat menjelajahi internet. Namun, kesadaran akan pentingnya peringatan ini masih rendah di kalangan pengguna.

Peringatan-peringatan tersebut umumnya muncul ketika pengguna hendak mengakses konten yang dicurigai mengandung penipuan, situs phishing, atau malware yang dapat merusak perangkat.

"Anda akan melihat peringatan jika konten yang ingin Anda lihat berbahaya atau menipu. Situs-situs ini sering disebut situs 'phishing' atau 'malware'," demikian pernyataan dari Google.

Situs-situs berbahaya ini berpotensi mencuri informasi pribadi pengguna untuk kemudian dijual kepada pihak lain, sehingga peringatan ini seharusnya menjadi perhatian serius.

Artikel yang dirangkum dari The Sun, Rabu (22/7/2026), mengidentifikasi lima jenis peringatan yang paling sering diabaikan oleh pengguna Android.

Salah satu peringatan yang sering terlewat adalah potensi sebuah website menginstal perangkat lunak berbahaya atau malware pada perangkat pengguna.

Peringatan lain yang sering diabaikan adalah ketika sebuah website kemungkinan besar merupakan situs phishing yang dirancang untuk menipu.

Pengguna juga kerap mengabaikan peringatan bahwa website yang dikunjungi dicurigai dan berpotensi membahayakan keamanan data mereka.

Selain itu, peringatan bahwa sebuah halaman web mencoba memuat skrip dari sumber yang tidak terautentikasi juga sering diabaikan oleh pengguna.