TREN.BISNISMARKET.COM - Kekalahan dramatis Argentina dari Spanyol dalam partai puncak Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan di New York pada 19 Juli 2026 lalu, rupanya masih menyisakan luka mendalam bagi sebagian besar pendukung timnas berjuluk La Albiceleste. Momentum kekecewaan ini tidak hanya memenuhi linimasa media sosial dengan berbagai ungkapan protes.
Para penggemar Argentina kini secara kolektif meluncurkan sebuah petisi daring yang secara tegas meminta federasi sepak bola dunia, FIFA, untuk mempertimbangkan pengulangan pertandingan final tersebut. Tuntutan ini muncul sebagai respons atas berbagai keputusan wasit yang dinilai sangat memengaruhi jalannya laga.
Inisiator petisi ini adalah seorang penggemar Argentina bernama Gisela Sánchez. Melalui petisi yang beredar, Sánchez secara spesifik menyoroti kepemimpinan wasit asal Slovenia, Slavko Vinčić, yang memimpin jalannya pertandingan final Piala Dunia 2026.
"Kami menuntut peninjauan ulang terhadap sejumlah insiden yang terjadi selama laga final, karena kami menilai ada keputusan kontroversial yang memengaruhi hasil akhir pertandingan," demikian bunyi aspirasi yang disampaikan dalam petisi tersebut.
Petisi tersebut, yang mengutip laporan dari Bein Sports, menguraikan dugaan adanya kejanggalan dalam pertandingan. Namun, perlu dicatat bahwa petisi ini belum menyertakan bukti-bukti yang dapat diverifikasi secara independen oleh pihak ketiga.
"Petisi ini sejatinya merupakan wujud aspirasi dan ekspresi kekecewaan mendalam dari para suporter, bukan sebuah dokumen yang memiliki kekuatan hukum atau regulasi dalam konteks sepak bola internasional," demikian penjelasan mengenai sifat dari petisi tersebut.
Saat dilakukan pengecekan di platform Change.org, petisi yang dimaksud tidak dapat ditemukan. Ada beberapa kemungkinan yang bisa terjadi, seperti petisi tersebut telah dihapus, diarsipkan (unlisted), atau bahkan ditangguhkan.
"Kami tidak dapat menemukan petisi tersebut di platform Change.org, kemungkinan sudah di-unlist, kena suspend, atau dihapus," demikian informasi yang didapatkan.
Mengenai kemungkinan FIFA mengulang final Piala Dunia 2026, jawabannya tidak sesederhana jumlah tanda tangan yang terkumpul di ranah daring. Petisi yang dilayangkan melalui platform seperti Change.org memang menjadi sarana efektif untuk menyuarakan opini publik dan menarik perhatian institusi besar.