TREN.BISNISMARKET.COM - Pendiri Lippo Group, Mochtar Riady, akhirnya angkat bicara mengenai keputusan penting perusahaan untuk menghibahkan lahan seluas 30 hektare di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kepada pemerintah. Keputusan ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemulihan dan percepatan laju ekonomi domestik Indonesia.

Keputusan besar ini diambil dalam konteks lingkungan ekonomi global yang sedang bergejolak, termasuk dampak dari ketegangan geopolitik internasional yang memicu inflasi di berbagai negara. Lahan tersebut resmi dihibahkan setelah penandatanganan kesepakatan antara pemerintah dan Lippo Group pada hari Senin, 29 Juni 2026.

Mochtar Riady secara eksplisit menyatakan bahwa momentum hibah ini merupakan respons terhadap tantangan ekonomi global yang dihadapi Indonesia saat ini. Ia menekankan pentingnya perhatian bersama terhadap kondisi perekonomian nasional yang rentan terhadap fluktuasi eksternal.

"Kita juga dihadapi dengan perang Amerika dengan Iran yang membawa inflasi yang begitu hebat bagi seluruh dunia dan tentu bangsa Indonesia tidak bisa terlepas daripada masalah yang susah ini. Ini harus menjadi satu perhatian semua pihak," ujar Mochtar Riady di Wisma Danantara pada Senin (29/6/2026), sebagaimana dilansir dari Bisnis.com.

Pria yang juga merupakan pendiri Lippo Group ini menyoroti peran krusial sektor properti dalam menggerakkan roda perekonomian nasional. Ia menilai sektor ini memiliki efek domino yang sangat besar terhadap berbagai industri lainnya di dalam negeri.

Menurut pandangannya, pembangunan perumahan tidak bisa dilihat sebagai industri tunggal karena dampaknya menyentuh banyak sektor turunan. Sektor properti dipercaya mampu membangkitkan hingga 174 jenis industri lainnya yang saling terkait.

"Maka pembangunan perumahan ini seyogianya harus menjadi suatu motor penggerak ekonomi bangsa Indonesia," imbuhnya, menegaskan optimisme terhadap sektor properti sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi.

Lebih lanjut, Mochtar Riady mengungkapkan bahwa ide brilian di balik proses hibah lahan ini justru datang dari putranya, James Riady, yang saat ini menjabat sebagai CEO Lippo Group. Inisiatif ini mencerminkan kesadaran generasi penerus akan tanggung jawab sosial dan kebangsaan.

"Saya sangat merasa gembira dan bahagia oleh karena saya punya anak yang mengerti kepentingan negara. James tidak hanya cerita tentang mencari keuntungan, tapi dia menaruh perhatian tentang keadaan bangsa kita," pungkas Mochtar Riady, mengungkapkan kebanggaannya terhadap inisiatif sang anak.