TREN.BISNISMARKET.COM - MPV listrik premium XPeng X9 tengah menghadapi sorotan publik terkait isu teknis pada sistem suspensi udara. Keluhan ini mencuat di tengah gelombang panas ekstrem yang melanda wilayah Chongqing, Tiongkok.
Permasalahan ini mulai terungkap ketika sejumlah pemilik kendaraan melaporkan penurunan bodi mobil secara tiba-tiba saat sedang digunakan. Kondisi ini mengakibatkan kendaraan tidak dapat beroperasi secara normal, menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna.
Menanggapi keluhan yang berkembang, pihak layanan pelanggan XPeng memberikan penjelasan terkait fitur yang disebut "thermal protection" pada kompresor suspensi udara. Menurut perusahaan, fitur ini berfungsi untuk mencegah panas berlebih.
"Kompresor suspensi memiliki risiko mengalami panas berlebih jika sering melakukan pengaturan ketinggian, baik secara otomatis maupun manual, terutama saat suhu lingkungan sangat tinggi," demikian penjelasan dari pihak XPeng, sebagaimana dikutip dari Carnewschina.
Perusahaan menyatakan bahwa jika kondisi panas berlebih terjadi, layar instrumen akan menampilkan peringatan. Sistem kemudian akan menonaktifkan fitur penyesuaian ketinggian untuk sementara waktu.
XPeng menyarankan pengemudi untuk mencari tempat aman dan menghentikan kendaraan hingga suhu kompresor menurun. Hal ini diharapkan agar sistem suspensi dapat kembali beroperasi normal.
Namun, penjelasan tersebut dinilai belum memuaskan oleh sebagian pemilik. Muncul dugaan adanya kebocoran udara atau penyebab lain yang lebih mendasar di balik insiden amblasnya bodi kendaraan.
Kekecewaan semakin mendalam mengingat masalah ini dialami bahkan pada kendaraan yang relatif baru. Salah satu pemilik melaporkan gangguan suspensi terjadi pada odometer baru menunjukkan 1.552 kilometer, dan kembali terulang di jarak 2.500 kilometer.
Pemeriksaan lebih lanjut di bengkel resmi bahkan mengungkap adanya kerusakan yang lebih serius. "Ditemukan adanya kerusakan seperti hubungan arus pendek pada inverter motor dan sekring yang putus," ujar pemilik yang tidak disebutkan namanya, sebagaimana dikutip dari Carnewschina.