TREN.BISNISMARKET.COM - Nvidia, pemimpin global dalam komputasi kecerdasan buatan, dilaporkan akan menggelontorkan investasi signifikan di Korea Selatan. Langkah ambisius ini bertujuan untuk memperkuat infrastruktur data center AI di Negeri Ginseng.

Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat ini telah mengumumkan kesepakatan investasi senilai US$1 miliar atau setara dengan Rp 17,9 triliun. Dana tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan pusat data AI yang canggih.

Investasi masif ini merupakan hasil kerja sama Nvidia dengan salah satu perusahaan teknologi terkemuka Korea Selatan, Naver. Kemitraan ini juga melibatkan Brookfield Corp. dalam proyek pembangunan fasilitas data center.

Melalui investasi ini, Nvidia berencana untuk meningkatkan skala fasilitas data center yang ada secara drastis. Fasilitas tersebut diproyeksikan akan memiliki ukuran lebih dari tiga kali lipat dari kapasitas awalnya.

"Nvidia akan menyumbangkan perangkat keras komputasi AI di data center tersebut," demikian kutipan dari Tech in Asia, yang dilaporkan pada Senin (27/7/2026).

Proyek data center yang berlokasi di kampus GAK Sejong milik Naver ini memiliki kapasitas awal sebesar 55 megawatt. Peta jalan pengembangan menunjukkan ambisi untuk mencapai kapasitas gigawatt pada tahun 2029.

Kampus Sejong nantinya akan menjadi pusat operasional untuk unit pemrosesan grafis (GPU), komponen krusial dalam pengembangan dan pelatihan model kecerdasan buatan.

Selain dengan Naver, Nvidia juga meresmikan kerja sama dengan SK Group, sebuah konglomerat terkemuka Korea Selatan yang bergerak di bidang telekomunikasi, chip, dan energi. Kolaborasi ini fokus pada pembangunan pusat data AI dengan kapasitas melebihi 2 gigawatt.

Fasilitas pertama dari kemitraan dengan SK Group ini diperkirakan akan mulai beroperasi pada tahun 2027 mendatang. Skala fasilitas ini disebut akan setara dengan proyek-proyek data center lainnya yang dikembangkan di Korea Selatan.