TREN.BISNISMARKET.COM - Chery Grup tampaknya semakin serius untuk memperluas jejaknya di pasar otomotif Indonesia dengan rencana peluncuran Omoda O4. Kendaraan ini baru saja menjalani debut internasionalnya pada ajang Beijing Auto Show pada April 2026 lalu.
Sebelumnya, SUV yang digadang-gadang cocok untuk kalangan muda ini telah diperkenalkan lebih awal di pasar domestik pada Oktober 2025. Kehadirannya di Indonesia semakin diperkuat oleh pernyataan dari petinggi Omoda & Jaecoo International.
CEO Omoda & Jaecoo International, Shawn Xu, memang sudah memberikan sinyal kuat pada Oktober 2025 bahwa SUV listrik ini diproyeksikan akan hadir di Indonesia. Pernyataan ini menjadi salah satu indikator awal rencana strategis Chery Grup di pasar Tanah Air.
Kemunculan merek Omoda yang berdiri sendiri bersama Jaecoo di Indonesia semakin diperkuat dengan observasi di lapangan. Sejumlah diler Jaecoo terlihat mulai memasang logo Omoda di sebelah logo Jaecoo, menunjukkan adanya kolaborasi atau penyatuan merek.
Meskipun demikian, perwakilan dari Chery Grup maupun Jaecoo Indonesia masih memilih untuk bungkam terkait rencana merger kedua merek tersebut menjadi satu entitas independen di bawah naungan Chery Grup. Informasi resmi mengenai hal ini masih ditunggu perkembangannya.
Omoda O4 sendiri merupakan model crossover SUV dengan dimensi yang cukup proporsional. Kendaraan ini memiliki panjang 4.400 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi antara 1.650 hingga 1.680 mm, dengan jarak sumbu roda yang bervariasi antara 2.620 hingga 2.672 mm.
Terdapat dua pilihan sumber penggerak yang akan ditawarkan untuk Omoda O4. Varian pertama adalah sistem Hybrid (SHS - Super Hybrid System), yang menggunakan mesin bensin 1.500 cc Turbo.
Mesin bensin tersebut menghasilkan tenaga 96 PS dengan torsi 120 Nm, yang dipadukan dengan motor listrik bertenaga 204 PS dan torsi 310 Nm. Sistem hybrid ini dilengkapi dengan baterai berkapasitas 1,8 kWh.
Pilihan kedua adalah varian Listrik (Full EV). Varian ini diduga kuat akan mengadopsi spesifikasi yang serupa dengan Jaecoo J5 EV.