TREN.BISNISMARKET.COM - Mengisi daya ponsel merupakan aktivitas harian yang tak terhindarkan bagi sebagian besar pengguna gawai. Namun, banyak yang masih melakukan kesalahan dalam prosesnya, tanpa menyadari potensi dampak buruknya. Kebiasaan sepele yang keliru dapat memangkas usia pakai baterai, memicu panas berlebih, dan bahkan berisiko merusak ponsel secara permanen.

Kesalahan dalam pengisian daya terbukti dapat merusak sel-sel baterai secara bertahap, menurunkan kapasitas penyimpanannya. Dalam kasus terburuk, hal ini bisa menyebabkan baterai menggelembung dan membahayakan keamanan perangkat.

Dirangkum dari CNET serta panduan resmi berbagai produsen smartphone, berikut adalah panduan lengkap cara mengecas HP yang benar demi menjaga baterai tetap awet dan tahan lama.

Salah satu kesalahan fatal pengguna adalah menggunakan adaptor atau kabel charger sembarangan yang tidak jelas standarnya. Charger bawaan pabrik dirancang khusus dengan spesifikasi tegangan dan arus listrik yang sesuai dengan kebutuhan ponsel Anda.

"Charger murah atau KW sering kali tidak memiliki stabilitas tegangan. Arus listrik yang tidak stabil ini lambat laun akan merusak sel baterai dan komponen internal ponsel," demikian dikutip dari panduan tersebut.

Jika charger bawaan rusak, sangat disarankan untuk membeli aksesori pengganti yang memiliki sertifikasi resmi, seperti MFi untuk iPhone atau sertifikasi USB-IF untuk Android.

Kebiasaan bermain gim, menonton video streaming, atau sibuk membalas pesan saat ponsel terhubung ke stopkontak sebaiknya segera dihentikan. Saat baterai dialiri listrik, komponen pengisian daya secara alami akan menghasilkan panas.

"Jika HP dipaksa bekerja berat pada saat bersamaan, prosesor dan layar akan menyumbang panas ekstra," demikian dijelaskan dalam panduan tersebut.

Suhu tinggi merupakan musuh utama bagi baterai jenis litium-ion yang umum digunakan pada smartphone modern. Panas berlebih ini akan mempercepat degradasi sel baterai secara signifikan.