TREN.BISNISMARKET.COM - Ribuan warga Jakarta memadati Taman Bendera Pusaka Barito, Jakarta Selatan, untuk menyaksikan langsung laga puncak Piala Dunia 2026. Acara nonton bareng (nobar) ini menjadi magnet bagi masyarakat yang ingin merasakan euforia pertandingan akbar tersebut.
Acara bertajuk ‘Nobar UniPin Pesta Bola Dunia 2026’ ini diselenggarakan oleh UniPin berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Momen ini juga sekaligus dimanfaatkan untuk merayakan hari jadi ke-15 tahun UniPin.
Pertandingan final yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina berlangsung pada Minggu (19/7) malam hingga Senin (20/7) dini hari. Antusiasme penonton terlihat dari keramaian yang bertahan hingga larut malam.
Dalam laga tersebut, Spanyol berhasil keluar sebagai juara setelah menundukkan Argentina dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini mengukuhkan Spanyol sebagai peraih gelar Piala Dunia keduanya.
CEO UniPin, Ashadi Ang, menyampaikan bahwa acara nobar ini dirancang sebagai ruang temu bagi berbagai elemen masyarakat. "Kami percaya olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat. Bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan seluruh mitra, UniPin ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat kolaborasi dan kebersamaan," ujarnya.
Sebelum pertandingan dimulai, para pengunjung dimanjakan dengan berbagai aktivitas interaktif. Sederet mitra seperti Duolingo, eFootball, Google Play, Akatsuki Red Cloud, dan komunitas sepak bola turut memeriahkan suasana.
Sebagai bagian dari upaya menggabungkan olahraga dan seni, UniPin juga menampilkan pemutaran film ‘Petualangan JeKaTe’. Inisiatif ini sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota sinema yang didukung oleh Jakarta Film Commission.
Diky Soemarno, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta yang juga Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga, mengapresiasi penyelenggaraan acara ini. "Malam ini Pemprov DKI Jakarta mengucapkan terima kasih atas kolaborasi luar biasa bersama UniPin, dengan dukungan CRING! dan Duolingo," katanya.
"Menurutnya, nonton bareng Piala Dunia 2026 ini sesuai dengan upaya pemerintah untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang publik," tambah Diky Soemarno.