• TREN.BISNISMARKET.COM - Aktivitas mengisi daya ponsel pintar telah menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas harian masyarakat di seluruh dunia. Namun, praktik pengisian daya yang tidak tepat dapat berdampak serius pada kesehatan baterai.

Kesalahan dalam mengisi daya dapat mempercepat penurunan kualitas baterai, memicu masalah panas berlebih pada perangkat, bahkan meningkatkan risiko kerusakan komponen internal. Hal ini juga berpotensi merusak sel baterai, mengurangi kapasitas penyimpanannya, dan dalam kasus ekstrem, menyebabkan baterai menggelembung.

Oleh karena itu, pemahaman mendalam mengenai teknik pengisian daya yang benar menjadi krusial. Tujuannya adalah untuk memastikan ponsel tetap berfungsi optimal dan baterai dapat bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama.

Panduan ini menyajikan informasi lengkap dan terverifikasi, termasuk rekomendasi dari produsen perangkat ternama, seperti yang dirangkum dari CNET pada Rabu, 22 Juli 2026.

"Salah satu kesalahan paling umum adalah menggunakan charger atau kabel sembarangan yang tidak sesuai spesifikasi," demikian disampaikan dalam panduan tersebut. Pentingnya penggunaan charger dan kabel yang sesuai spesifikasi pabrikan sangatlah vital untuk menjaga stabilitas tegangan dan arus listrik yang dibutuhkan ponsel.

Charger berkualitas rendah atau tanpa sertifikasi seringkali tidak memiliki pengaturan tegangan yang stabil. Hal ini dapat berakibat pada pengiriman arus listrik yang berlebih atau tidak merata, yang secara perlahan dapat merusak sel baterai dan komponen pengisian daya di dalam ponsel.

Apabila charger asli mengalami kerusakan, disarankan untuk menggantinya dengan unit yang memiliki sertifikasi resmi, seperti MFi untuk perangkat iPhone atau sertifikasi USB-IF untuk perangkat Android. Langkah ini penting demi keamanan dan mendukung kinerja baterai yang optimal.

Banyak pengguna yang memiliki kebiasaan menggunakan ponsel saat sedang terhubung dengan sumber listrik. Aktivitas seperti menonton video, bermain gim, atau membalas pesan saat mengisi daya sebaiknya dihindari.

"Saat dicas, baterai dan komponen pengisian daya sudah menghasilkan panas alami. Jika digunakan secara bersamaan, prosesor, kartu grafis, dan layar juga akan bekerja keras dan menambah sumber panas," jelas panduan tersebut sebagai alasan utama mengapa kebiasaan ini harus dihentikan.