TREN.BISNISMARKET.COM - Samsung secara resmi meluncurkan penerus dari lini ponsel lipatnya, yaitu Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra, yang kini mengusung nama "Ultra" untuk menandakan peningkatan signifikan. Perangkat ini diposisikan sebagai suksesor langsung dari Galaxy Z Fold7, membawa serangkaian pembaruan yang melampaui sekadar peningkatan spesifikasi.
Perangkat ini mengusung layar utama Dynamic AMOLED 2X seluas 8 inci dengan resolusi yang ditingkatkan menjadi 2.504 × 2.256 piksel, menawarkan ketajaman gambar yang lebih baik berkat kerapatan 422 ppi. Peningkatan ini memungkinkan konten tampil lebih detail dan tajam dibandingkan generasi sebelumnya.
"Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra adalah suksesor Z Fold7 dengan nama 'Ultra' baru," demikian salah satu sorotan utama dari artikel yang mengulas perangkat ini. Penambahan embel-embel "Ultra" ini menegaskan posisi perangkat sebagai model premium dengan fitur-fitur terdepan.
Inovasi paling menonjol terletak pada teknologi Flex Titanium yang disematkan pada layar utama. Struktur layar lipat baru ini memadukan lapisan film dan pelat berbahan titanium, yang diklaim mampu mengurangi jejak lipatan atau crease menjadi lebih samar dan meningkatkan kekuatan panel.
"Layar utama 8 inci Dynamic AMOLED 2X dengan resolusi 2.504 × 2.256 piksel, jejak lipatan lebih minim berkat Flex Titanium," ungkap poin penting yang menjadi daya tarik utama Galaxy Z Fold8 Ultra. Hal ini menjawab salah satu tantangan terbesar pada ponsel lipat, yaitu visibilitas bekas lipatan.
Di sektor performa, Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Chipset ini menawarkan peningkatan clock-speed pada prime-core dan grafisnya, menjanjikan kinerja yang lebih cepat untuk berbagai aplikasi dan tugas, termasuk pemrosesan fitur berbasis AI.
"Ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy untuk performa lebih kencang," adalah poin krusial yang menggarisbawahi peningkatan kapabilitas pemrosesan perangkat ini. Samsung menegaskan bahwa seluruh unit global akan menggunakan chipset ini tanpa varian Exynos.
Kapasitas baterai juga mendapat peningkatan substansial, menjadi 5.000 mAh, naik dari 4.400 mAh pada seri sebelumnya. Peningkatan ini disambut baik oleh pengguna yang menginginkan daya tahan lebih lama pada ponsel lipat mereka.
"Kapasitas baterai meningkat menjadi 5.000 mAh dengan dukungan pengisian daya 45W," demikian pernyataan yang menyoroti peningkatan signifikan pada sektor daya tahan. Pengisian daya cepat 45W diklaim mampu mengisi hingga 67% dalam 30 menit.