TREN.BISNISMARKET.COM - Sebuah operasi penegakan hukum federal di Amerika Serikat berhasil mengungkap jaringan penipuan dan pencucian uang lintas negara yang menyasar populasi lanjut usia (lansia) di seluruh negeri. Total kerugian yang ditimbulkan oleh sindikat ini diperkirakan mencapai US$65 juta atau setara sekitar Rp1,1 triliun.
Keberhasilan pembongkaran jaringan kriminal ini sangat dipengaruhi oleh kontribusi signifikan dari beberapa kreator konten YouTube populer. Channel seperti 'Scammer Payback' dan 'Trilogy Media' memainkan peran penting dalam membantu aparat mengidentifikasi pelaku utama.
Informasi ini dikonfirmasi berdasarkan siaran pers resmi yang dikeluarkan oleh Kantor Kejaksaan AS, sebagaimana dikutip dari Variety pada Selasa (7/7/2026). Kolaborasi antara YouTuber dan penegak hukum memegang kunci dalam mengungkap struktur konspirasi yang telah berjalan lama ini.
Host 'Scammer Payback', Pierogi, bersama dengan Ashton Bingham dan Art Kulik dari 'Trilogy Media', secara aktif membantu penyelidik federal dalam mengidentifikasi beberapa anggota kunci dan memetakan alur operasional sindikat.
Jaringan kejahatan terorganisir ini diketahui beroperasi sejak tahun 2019, dengan basis utama mereka berada di Southern California. Mayoritas pelaku memiliki kewarganegaraan China dan menjalin kerja sama erat dengan pusat panggilan penipuan yang berlokasi di India.
Modus operandi yang digunakan para penipu adalah menelepon korban lansia, kemudian menyamar sebagai perwakilan resmi dari lembaga pemerintahan atau bank ternama. Mereka kemudian mengarahkan korban untuk mengambil uang tunai dalam jumlah besar dan mengirimkannya melalui paket ke alamat tertentu.
Paket-paket berisi uang hasil penipuan tersebut kemudian dikirimkan ke berbagai lokasi penyewaan jangka pendek, ditujukan kepada nama-nama fiktif yang sesuai dengan dokumen identitas palsu yang mereka miliki.
Awalnya, penyelidikan federal menemukan 11 paket berisi total sekitar US$135.000 atau sekitar Rp2,4 miliar di San Diego. Penemuan ini mengarahkan aparat untuk menelusuri lebih jauh, hingga ditemukan video-video YouTube dari tahun 2020 dan 2021 yang sangat membantu identifikasi sindikat.
Melalui strategi memancing dan mengonfrontasi para pelaku penipuan di depan kamera, 'Scammer Payback' dan 'Trilogy Media' berhasil menyediakan bukti visual yang kemudian digunakan untuk mendakwa Zhiyi Zhang, Dudu Chen, dan Huajian Chen, serta sejumlah anggota penting lainnya.