TREN.BISNISMARKET.COM - PT Waskita Karya (Persero) Tbk dipercaya untuk melaksanakan pembangunan tiga kawasan Sekolah Rakyat (SR) yang tersebar di Provinsi Papua. Proyek strategis ini memiliki nilai kontrak total mencapai Rp1,07 triliun.

Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah Indonesia Timur. Waskita Karya tergabung dalam Kerja Sama Operasi (KSO) yang melibatkan Adhi dan PAB.

Pelaksanaan pembangunan tiga SR tersebut akan difokuskan pada tiga kabupaten berbeda di Papua, yaitu Kabupaten Jayapura, Kabupaten Sarmi, dan Kabupaten Biak Numfor. Ketiga lokasi ini dipilih untuk menjangkau kebutuhan pendidikan masyarakat setempat.

Fasilitas pendidikan baru ini ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 5,5 bulan ke depan. Hal ini berarti Sekolah Rakyat tersebut diharapkan sudah dapat mulai dimanfaatkan oleh siswa pada Januari 2027 mendatang.

Kepercayaan yang diberikan ini semakin mengukuhkan rekam jejak Waskita Karya sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Konstruksi. Perusahaan ini telah berkontribusi dalam pembangunan berbagai infrastruktur strategis nasional selama lebih dari enam dekade.

Waskita Karya optimistis dapat menyelesaikan proyek dengan standar mutu, waktu, dan biaya yang tepat. Hal ini didukung oleh pengalaman panjang perusahaan dalam mengelola proyek kompleks di berbagai wilayah, termasuk daerah dengan tantangan geografis yang menantang.

Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, menegaskan bahwa pembangunan SR Papua sejalan dengan komitmen perusahaan mendukung agenda pembangunan nasional. Fokus utamanya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.

"Pembangunan Sekolah Rakyat di Papua bukan sekadar menghadirkan infrastruktur pendidikan, tetapi menjadi investasi jangka panjang untuk membangun generasi unggul Indonesia," ujar Ermy Puspa Yunita.

Ermy menambahkan bahwa kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan amanah besar bagi perusahaan. "Kepercayaan yang diberikan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kepada Waskita merupakan amanah yang kami jawab melalui kualitas pelaksanaan, inovasi konstruksi, serta kolaborasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan," ujar Ermy dalam keterangan resmi pada Selasa (7/7/2026).