• TREN.BISNISMARKET.COM -

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada Senin, 13 Juli 2026, sesi pertama diwarnai oleh aktivitas investor asing yang kembali melakukan aksi jual bersih. Situasi ini turut berkontribusi pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang cenderung fluktuatif sepanjang sesi tersebut.

Berdasarkan data perdagangan yang dihimpun, investor asing mencatatkan total penjualan bersih (net sell) sebesar Rp274,8 miliar di seluruh pasar saham domestik. Arus dana keluar ini menjadi perhatian pelaku pasar di tengah dinamika bursa.

Secara rinci, total nilai pembelian saham oleh investor asing tercatat mencapai Rp1,4 triliun. Namun, nilai penjualan yang dilakukan investor asing mencapai Rp1,7 triliun, sehingga menghasilkan selisih negatif atau capital outflow sebesar Rp274,8 miliar.

Saham-saham unggulan menjadi sasaran utama aksi jual oleh investor asing. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) memimpin daftar saham yang paling banyak dilepas, dengan estimasi nilai jual bersih mencapai Rp110,4 miliar.

Menyusul di posisi kedua adalah saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), yang juga mengalami aksi jual signifikan dengan nilai mencapai Rp94,5 miliar. PT Astra International Tbk (ASII) turut berada dalam daftar saham yang dilepas asing, dengan estimasi nilai jual bersih sebesar Rp42,6 miliar.

Di sisi lain, aktivitas akumulasi atau pembelian saham oleh investor asing juga terjadi pada beberapa emiten. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) memimpin daftar saham yang paling banyak dibeli asing, dengan estimasi nilai pembelian bersih mencapai Rp70,7 miliar.

Selanjutnya, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) juga menjadi pilihan investor asing untuk melakukan akumulasi, dengan nilai pembelian bersih tercatat sebesar Rp40,5 miliar. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyusul dengan nilai pembelian asing Rp18,8 miliar, serta PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) senilai Rp18,4 miliar dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) senilai Rp15,1 miliar.

Sementara itu, pergerakan IHSG pada sesi pertama hari ini menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi. Meskipun sempat mengalami pelemahan, indeks berhasil ditutup menguat tipis di akhir sesi.