TREN.BISNISMARKET.COM - Changan Indonesia secara resmi memperkenalkan mobil listrik terbarunya, Deepal S05, ke pasar otomotif nasional pada tanggal 21 Juli 2026. Peluncuran ini menandai kehadiran dua opsi teknologi ramah lingkungan, yaitu varian listrik murni (BEV) dan teknologi Range Extended Electric Vehicle (REEV).
Varian Deepal S05 BEV ditawarkan dengan harga spesial mulai dari Rp509 juta, sementara model REEV dibanderol dengan harga spesial Rp599 jutaan. Harga ini diposisikan secara kompetitif untuk bersaing di segmen kendaraan listrik premium yang terus berkembang di Indonesia.
Sebagai strategi awal untuk menarik minat konsumen, Changan memberikan penawaran eksklusif bagi 500 pemesan pertama. Paket keuntungan ini diperkirakan bernilai puluhan juta rupiah, memberikan insentif menarik bagi pembeli awal.
Keuntungan yang ditawarkan meliputi perlindungan menyeluruh berupa asuransi all-risk gratis selama satu tahun penuh. Selain itu, konsumen juga berhak mendapatkan garansi baterai seumur hidup sesuai dengan ketentuan yang berlaku dari perusahaan.
Mengenai penempatannya di pasar, Deepal S05 dirancang sebagai alternatif yang lebih ringkas dibandingkan saudaranya, Deepal S07. Meskipun ukurannya lebih kompak, mobil ini tetap mengusung standar premium dan kaya fitur.
"Deepal S05 tidak jauh dari Deepal S07. Kalau S07 lebih ke arah premium, cuma ini (S05) lebih kompak. Produk kami memang premium, dengan fitur dan juga kelebihan kita dibanding dengan produk lain," ujar Ridjal Mulyadi, Head of Marketing Changan Indonesia.
"Ridjal melanjutkan, range harga ini dinilai sangat kompetitif untuk bersaing di segmen kendaraan listrik premium yang tengah tumbuh subur di Indonesia," tambahnya.
Salah satu daya tarik utama Deepal S05 adalah kehadiran varian REEV, yang menandai debut teknologi ini untuk Changan di pasar domestik. Sistem REEV ini memungkinkan roda digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik, sementara mesin bensin 1.500 cc berfungsi sebagai generator.
Mesin bensin pada varian REEV tidak terhubung langsung ke transmisi atau roda, melainkan khusus bertugas mengisi daya baterai ketika kapasitasnya menipis. Hal ini memberikan pengalaman berkendara senyap khas mobil listrik tanpa kekhawatiran akan kehabisan daya saat perjalanan jauh.