- TREN.BISNISMARKET.COM -
Chery, produsen otomotif asal Tiongkok, baru-baru ini mengumumkan sebuah kebijakan garansi yang terbilang berani. Program ini menjamin penggantian unit mobil baru bagi konsumen jika terjadi kerusakan yang disebabkan oleh kegagalan teknologi baterai Rhino pada kendaraan listrik mereka.
Langkah strategis ini diluncurkan sebagai bentuk komitmen Chery dalam menjamin aspek keamanan produk kendaraan listrik (EV) mereka. Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap inovasi teknologi yang mereka tawarkan.
Kebijakan garansi penggantian unit baru ini merupakan respons mitigasi Chery terhadap potensi risiko serius yang mungkin timbul pada baterai kendaraan listrik. Risiko seperti panas berlebih atau thermal runaway yang dapat berujung pada kerusakan total hingga kebakaran menjadi perhatian utama pabrikan.
Chery menegaskan bahwa perlindungan menyeluruh kini diberikan bagi seluruh pemilik kendaraan listrik mereka yang telah mengadopsi teknologi baterai Rhino. Hal ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam menjaga kepuasan dan keamanan konsumen.
Teknologi baterai Rhino sendiri mengandalkan inovasi solid-state berbasis sulfida. Teknologi ini diklaim mampu menjaga stabilitas material baterai sekaligus meningkatkan kepadatan energinya hingga mencapai 600 Wh/kg.
Selain aspek efisiensi energi, baterai Rhino dirancang dengan durabilitas yang sangat tinggi. Kemampuannya dalam menahan benturan pada bagian bawah kendaraan diklaim mencapai energi hingga 1.500 joule, memberikan perlindungan ekstra.
Untuk meminimalisir potensi risiko korsleting, Chery juga menyematkan sebuah kapsul pemurnian lingkungan khusus. Komponen ini berfungsi vital dalam melindungi jalur sel baterai internal dari potensi gangguan.
"Chery meluncurkan program garansi penggantian mobil baru untuk kegagalan baterai Rhino pada kendaraan listriknya," begitu bunyi salah satu kutipan yang disajikan dalam informasi awal. (Dikutip dari sumber asli)