TREN.BISNISMARKET.COM - Pasar otomotif Indonesia pada Juni 2026 kembali diramaikan oleh dominasi merek-merek kendaraan asal China yang menunjukkan persaingan semakin ketat. Volume penjualan gabungan meningkat, menandakan minat konsumen yang terus bertumbuh terhadap produk otomotif dari Negeri Tirai Bambu.
BYD kembali sukses mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar mobil China di Indonesia dengan total penjualan mencapai 3.757 unit pada bulan Juni 2026. Angka ini menunjukkan performa yang stabil dan terus meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.
Menguntit di posisi kedua, Jaecoo konsisten menunjukkan kekuatannya dengan membukukan penjualan sebanyak 3.050 unit. Merek ini mengalami kenaikan tipis dari bulan Mei, menunjukkan stabilitas dalam menarik minat konsumen.
Sementara itu, Geely menjadi salah satu bintang pada periode ini. Pabrikan ini mencetak penjualan bulanan tertinggi sepanjang tahun 2026, yaitu sebanyak 2.038 unit. Pencapaian ini merupakan lonjakan signifikan dari bulan sebelumnya yang mencatat 2.005 unit.
Pada kelompok papan tengah, Wuling masih mampu mengamankan posisi keempat dengan penjualan 1.469 unit. Meskipun demikian, angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan bulan Mei yang mencapai 1.640 unit.
Chery menempati urutan kelima dengan total penjualan 1.062 unit, menunjukkan performa yang solid di pasar Indonesia. Posisi ini mengukuhkan kehadirannya sebagai salah satu pemain penting.
Morris Garage (MG) menunjukkan performa yang patut diperhitungkan. Merek ini berhasil naik ke posisi keenam berkat lonjakan penjualan yang signifikan, dari 444 unit menjadi 667 unit pada bulan Juni 2026.
Persaingan di sisa posisi sepuluh besar juga mengalami pergeseran dinamis. Jetour berhasil menduduki peringkat ketujuh dengan catatan penjualan 302 unit, menandakan peningkatan daya saingnya.
Pergeseran ini berdampak pada Aion yang harus turun ke urutan kedelapan. Volume penjualannya terkoreksi menjadi 290 unit dari 454 unit pada bulan sebelumnya, menunjukkan adanya tantangan dalam mempertahankan momentum.