TREN.BISNISMARKET.COM - Perdagangan saham pada Senin, 20 Juli 2026, diwarnai oleh aktivitas investor asing yang mencatatkan beli bersih (net foreign buy) senilai Rp93,5 miliar. Namun, di balik angka positif tersebut, terselip aksi jual yang signifikan pada saham-saham bank dengan kapitalisasi pasar besar.
Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi sorotan utama karena menjadi yang paling banyak dilepas oleh investor asing. Nilai net foreign sell untuk BMRI mencapai Rp239,1 miliar, menjadikannya saham dengan tekanan jual asing terbesar pada hari itu.
Tak hanya BMRI, beberapa saham unggulan lainnya juga turut dilepas oleh investor asing. PT Astra International Tbk (ASII) mencatat penjualan bersih senilai Rp172,8 miliar, diikuti oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebesar Rp73,1 miliar.
Selanjutnya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) juga mengalami aksi jual asing dengan nilai Rp55,2 miliar. Sementara itu, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) dilepas senilai Rp44,4 miliar.
Saham-saham lain yang juga mencatat arus keluar dana asing antara lain PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) sebesar Rp34,5 miliar, PT Astra Otoparts Tbk (AADI) Rp28,1 miliar, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp26,3 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (EMAS) Rp24,7 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) Rp17,1 miliar.
Meskipun terdapat aksi jual pada sejumlah saham unggulan tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru berhasil melanjutkan tren penguatannya. IHSG ditutup pada level 6.231,78, mencatat kenaikan sebesar 56,24 poin atau 0,91%.
Penguatan indeks ini juga didukung oleh membaiknya market breadth atau sebaran pergerakan saham. Tercatat, sebanyak 399 saham mengalami penguatan, 210 saham melemah, dan 185 saham bergerak stagnan.
Nilai transaksi pada perdagangan hari itu mencapai Rp17,16 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 35,57 miliar saham yang diperjualbelikan dalam 2,39 juta kali transaksi.
"Investor asing masih mencatatkan beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp93,5 miliar pada perdagangan Senin (20/7/2026)," demikian dilaporkan oleh CNBC Indonesia.