TREN.BISNISMARKET.COM - Fenomena kenaikan harga dan kelangkaan beras premium di ritel modern terjadi di Indonesia, di mana pasokan sejumlah merek populer dilaporkan mulai terbatas. Penelusuran pada Kamis, 18 Juni 2026, menunjukkan bahwa stok beras premium kemasan 5 kilogram dengan harga kisaran Rp74.500, seperti merek Sania, semakin sulit ditemukan di berbagai gerai minimarket dan supermarket.

Di salah satu gerai Indomaret kawasan Parung Panjang, konsumen mendapati stok beras premium didominasi oleh merek-merek dengan harga yang jauh lebih tinggi dari patokan tersebut. Beras Pandanwangi ditawarkan seharga Rp100.000, Putri Koki Rp96.000, sementara Sintanur dibanderol mencapai Rp101.500 untuk kemasan 5 kilogram.

Seorang karyawan Indomaret bernama Toni (29) mengonfirmasi bahwa merek-merek beras premium yang lebih terjangkau, seperti Sania dan Raja, saat ini tidak tersedia di gerainya. Ia menambahkan bahwa harga produk yang masih ada relatif stabil dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Toni menjelaskan bahwa ketersediaan merek tertentu sangat terbatas dan cepat habis. "Sania nggak ada, Raja juga kosong. Adanya tinggal Pandanwangi, Putri Koki, Sintanur paling. Yang Sintanur Rp101.500, Pandanwangi Rp100.000, dan Putri Koki Rp96.000, 5 kg semua," ungkapnya kepada Bisnis.

Mengenai fluktuasi harga, Toni memastikan bahwa banderol harga untuk produk yang tersedia saat ini tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan dengan harga bulan sebelumnya. Namun, ia mengakui bahwa stok beras premium dengan harga Rp74.500 per 5 kg sudah lama kosong.

Menurut keterangan Toni, produk dengan harga yang lebih rendah tersebut hanya datang dalam jumlah terbatas sehingga cepat ludes terjual. Ia secara spesifik menyebutkan bahwa stok untuk beras merek Sania ukuran tersebut telah habis sejak sekitar dua minggu sebelumnya. "Udah lama, dari minggu kemarin, 2 minggu yang lalu," imbuhnya.

Kondisi serupa juga terpantau di gerai Indomaret lainnya, di mana seorang karyawan bernama Ayu (30) menyatakan bahwa stok beras premium seharga Rp74.500 per 5 kg telah habis terjual, menyisakan hanya produk dengan harga yang lebih tinggi. "Nggak ada. Harga yang ada Rp101.000 sama Rp94.000 [per 5 kg]. Yang Rp74.500-nya habis," ujarnya.

Ayu menambahkan bahwa merek yang biasanya dijual pada kisaran harga Rp74.500 adalah Sania dan Ramos, sementara stok yang tersedia saat ini dijual mulai dari Rp95.900 hingga Pandanwangi seharga Rp100.000 per 5 kilogram. Dilansir dari Bisnis, di gerai Alfamart, Robi (31), seorang karyawan, menyebutkan bahwa stok beras premium sempat kosong karena pasokan yang dibatasi.

Robi menjelaskan bahwa beras premium seperti Sania sangat cepat laku begitu barang diterima karena jumlah pengiriman yang sedikit. "Sania ada kalau barang datang. Kemarin ada langsung habis, langsung habis yang Sania. Soalnya datangnya dikit," ucapnya. Ia juga menginformasikan bahwa beras premium seharga Rp74.500 umumnya hanya tersedia saat pasokan datang, meskipun ada juga produk di atas Rp90.000 yang jumlahnya terbatas.