TREN.BISNISMARKET.COM - Situasi harga pangan nasional pada hari Jumat, 19 Juni 2026, menunjukkan tren kenaikan yang cukup merata di berbagai komoditas utama yang dijual di pasar tradisional. Kenaikan paling mencolok terlihat pada harga cabai rawit dan sektor unggas segar, menandakan adanya tekanan inflasi pada kebutuhan pokok masyarakat.
Data terbaru yang dihimpun oleh Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia pada tanggal tersebut mengonfirmasi adanya pergerakan harga yang signifikan. Kenaikan ini memengaruhi hampir seluruh jenis beras yang diperdagangkan, mulai dari kualitas paling dasar hingga premium.
Sebagai contoh, harga beras kualitas bawah I melonjak tajam sebesar 14,33% hingga mencapai Rp16.750 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas bawah II juga tidak jauh berbeda, naik 13,79% dan kini diperdagangkan pada level Rp16.500 per kilogram.
Pergerakan harga juga terjadi pada segmen beras menengah, di mana harga beras kualitas medium I naik tipis 1,54% menjadi Rp16.500 per kilogram. Kenaikan yang lebih substansial terlihat pada beras medium II yang melonjak 12,15% mencapai harga Rp18.000 per kilogram.
Di segmen premium, beras kualitas super I mengalami peningkatan harga sebesar 3,42% menjadi Rp18.150 per kilogram, sedangkan harga beras kualitas super II dilaporkan stabil dan tetap berada di angka Rp17.000 per kilogram.
Beralih ke komoditas bumbu dapur, bawang merah menunjukkan kenaikan harga yang cukup tajam, yakni sebesar 9,38% sehingga harganya menyentuh Rp60.650 per kilogram. Namun, bawang putih ukuran sedang justru menunjukkan tren penurunan harga sebesar 4,49%, diperdagangkan seharga Rp40.400 per kilogram.
Sektor cabai secara keseluruhan mengalami kenaikan harga yang kompak dan signifikan. Cabai merah besar naik 1,96% menjadi Rp62.500 per kg, sementara cabai merah keriting melesat 20,21% ke level Rp67.500 per kg.
Kenaikan paling dramatis terjadi pada komoditas cabai rawit, di mana harga cabai rawit hijau melonjak drastis sebesar 42,39% menjadi Rp76.750 per kg. Puncak kenaikan tertinggi dicapai oleh cabai rawit merah yang menembus angka psikologis Rp100.000 per kilogram, setelah mengalami lonjakan 34,13%.
Komoditas minyak juga turut mengalami penyesuaian harga, dengan minyak curah naik 1,94% menjadi Rp21.000. Untuk minyak goreng kemasan, merek satu naik 0,83% di Rp24.400 per liter, dan merek dua naik 1,29% ke Rp23.600 per liter.